Kapten Pilot Tidur saat Pesawat Pakistan Terbangkan 305 Orang

Senin, 08 Mei 2017 - 08:34 WIB
Kapten Pilot Tidur saat...
Kapten Pilot Tidur saat Pesawat Pakistan Terbangkan 305 Orang
A A A
ISLAMABAD - Sebuah pesawat yang dioperasikan oleh maskapai Pakistan International Airlines (PIA) terbang dengan membawa 305 orang. Namun, pesawat dikendalikan oleh pilot training, sementara kapten pilot justru tidur di kabin kelas satu.

Pesawat dikendalikan pilot training selama lebih dari dua jam. Kapten pilot PIA, Amir Akhtar Hashmi, seharusnya melatih “anak didik”-nya, co-pilot Ali Hassan Yazdani, dalam penerbangan tersebut.

Tapi, Yazdani justru bergabung di kokpit dengan pilot training lainnya, Mohammad Asad Ali.

Tak lama setelah pesawat dengan nomor penerbangan PK-785 berangkat dari Islamabad, Hashmi, yang merupakan mantan presiden Asosiasi Pilot Pakistan Airlines (PALPA), menyerahkan kontrol ke Yazdani dan meninggalkan kokpit menuju kabin kelas satu.

Penerbangan menuju London itu membawa lebih dari 305 orang, termasuk 293 penumpang di kelas ekonomi dan 12 orang di kelas satu.

Menurut surat kabar Dawn, salah satu penumpang melihat pilot berseragam tidur dengan tenang di tempat tidur datar. Khawatir kapten yang sedang tidur itu membahayakan keselamatan penerbangan, penumpang tersebut melapor ke pramugari senior.

”Penumpang (Kursi 1D) mengeluh saat kapten pilot sedang tidur di kabin kelas bisnis, (penumpang tidak) merasa aman. Sudah dijelaskan bahwa dua anggota awak lainnya ada di kokpit, tapi dia mengatakan bahwa akan mengadukan masalah ini dan juga menulis di kartu pengaduan,” bunyi laporan penerbangan yang dikutip surat kabar Pakistan tersebut, Senin (8/5/2017).

Beruntung pesawat ini berhasil mendarat dengan selamat. Co-pilot juga melaporkan kejadian tersebut ke manajemen.

PIA, maskapai penerbangan berbendera Pakistan, semula enggan membahas masalah ini. Namun, masakapai akhirnya menyerah pada tekanan dari otoritas yang lebih tinggi.

Hashmi dibebastugaskan penerbangan sebagai imbas dari tindakannya. Demikian disampaikan juru bicara maskapai, Danyal Gilani.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
21 menit yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
30 menit yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
1 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
3 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
4 jam yang lalu
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved