Rusia Sebut Situasi di Zona Aman Suriah Stabil

Minggu, 07 Mei 2017 - 16:20 WIB
Rusia Sebut Situasi...
Rusia Sebut Situasi di Zona Aman Suriah Stabil
A A A
MOSKOW - Situasi di wilayah Suriah, di mana memorandum tentang pembentukan zona aman mulai berlaku, tetap stabil. Demikian pernyataan pusat rekonsiliasi Suriah di Rusia.

"Semua pihak yang bertentangan di Suriah menilai daerah di mana memorandum tentang zona aman berlaku relatif stabil," kata pusat rekonsiliasi Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Sputniknews, Minggu (7/5/2017).

Pada hari Kamis, Rusia, Turki dan Iran menandatangani memorandum tentang pembentukan empat zona aman di negara Arab tersebut sebagai bagian dari perundingan Astana mengenai pemukiman Suriah. Menurut memorandum tersebut, tidak ada bentrokan antara pasukan pemerintah dan kelompok bersenjata yang harus dilakukan di zona itu mulai dari tanggal 6 Mei.

Rusia, Turki dan Iran adalah penjamin rezim gencatan senjata Suriah yang mulai berlaku pada tanggal 30 Desember 2016 lalu.

Perang saudara di Suriah telah berkecamuk selama enam tahun, dengan pasukan pemerintah berjuang melawan kedua kelompok oposisi Suriah yang berusaha untuk menggulingkan Presiden Bashar Assad. Konflik semakin kompleks dengan munculnya kelompok ekstrimis dan teroris seperti Daesh (sebutan ISIS dalam bahasa Arab) dan Jabhat Fatah al-Sham, yang sebelumnya adalah Front al-Nusra kelompok afiliasi al-Qaeda.

Kota Astana telah mengadakan empat putaran negosiasi antara pemerintah Suriah dan oposisi bersenjata untuk menyelesaikan konflik di negara Timur Tengah. Putaran terakhir berlangsung pada 3-4 Mei lalu.

Putaran bulan Mei dari perundingan Astana menghasilkan sebuah memorandum yang bertujuan untuk menciptakan empat zona aman di Suriah. Zona ini mencakup provinsi Idlib dan tujuh wilayah lainnya.
(ian)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
2 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
7 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved