Istrinya Difoto Telanjang Dada, Pangeran William Tuntut Rp22,3 Miliar

Rabu, 03 Mei 2017 - 07:09 WIB
Istrinya Difoto Telanjang...
Istrinya Difoto Telanjang Dada, Pangeran William Tuntut Rp22,3 Miliar
A A A
PARIS - Pangeran William, pewaris takhta Kerajaan Inggris, menggugat majalah Prancis yang menerbitkan foto telanjang dada istrinya, Kate Middleton. Tuntutan materi yang diminta sebesar 1,3 juta poundsterling atau sekitar Rp22,3 miliar.

Foto karya paparazzi itu telah membuat Pangeran William marah. Sebab, kejadian itu mengingatkan “mimpi buruk” yang dialami ibunya, Putri Diana, yang meninggal tahun 1997 saat lari dari buruan paparazzi. Terlebih kejadian yang menimpa Kate dan kecelakaan ibunya, juga sama-sama terjadi di Prancis.

Foto topless Kate diambil paparazzi saat pasangan bangsawan Inggris ini sedang santai di sebuah puri di Provence, Prancis, yang dimiliki oleh Viscount Linley. Foto asusila Kate dipublikasikan majalah selebriti Prancis, Closer, pada tahun 2012.

Sebuah pengadilan di Paris kemarin mendengarkan kemarahan pasangan Kerajaan Inggris tersebut. Pihak Istana St James’s mengeluarkan sebuah pernyataan marah yang luar biasa.

”Ini mengingatkan pada perbuatan keterlaluan paparazzi terburuk selama kehidupan Diana, Prince of Wales, dan semakin menjengkelkan bagi para Duke dan Duchess,” bunyi pernyataan Istana, seperti dikutip dari Daily Mirror, Rabu (3/5/2017).

Pada hari pertama persidangan pidana, ada enam terdakwa yang dituduh melanggar privasi. Pengacara William dan Kate, Jean Veil, mengajukan tuntutan atas “kerusakan yang sangat besar” sebesar 1,3 juta poundsterling.

Pihak William dan Kate berkeras bahwa pihak yang mengambil dan menerbitkan foto topless Kate harus menghadapi denda yang signifikan. Sala satu foto yang diterbitkan menunjukan William menggosokkan krim matahari ke kulit istrinya.

Baik duke maupun duchess ada di pengadilan. Mereka dianggap mengikuti prosesi.

Sementara itu, editor Closer; Laurence Pieau, direktur penerbitan; Marc Auburtin, CEO Mondadori Group; Ernesto Mauri, menyalahkan Cyril Moreau dan Dominique Jacovides yang dituduh mengambil gambar. Fotografer Valerie Suau juga ikut disalahkan.

Namun, semuanya menyangkal menyebabkan kerugian kepada pihak penggugat. Alasannya, foto diambil dari tempat umum.

Pihak berwenang Prancis telah melarang publikasi majalah itu lebih lanjut sambil menunggu hasil penyelidikan. Sedangkan pihak Istana Kensington menolak berkomentar. Persidangn masih akan terus berlanjut.
(mas)
Berita Terkait
Prancis Kembalikan Dubes...
Prancis Kembalikan Dubes ke Washington Pekan Depan Setelah Macron-Biden Bicara
Setelah Prancis, Liga...
Setelah Prancis, Liga Inggris juga Diminta Segera Dihentikan
Inggris Unggul 1-0 Atas...
Inggris Unggul 1-0 Atas Austria, Prancis Cukur Wales 3-0
Bersitegang dengan Prancis,...
Bersitegang dengan Prancis, London Kirim Kapal Patroli ke Selat Inggris
Iran Setujui Pengayaan...
Iran Setujui Pengayaan Uranium Dekati Level Senjata Nuklir, Eropa Kecewa
Bermodal Ikatan Cinta,...
Bermodal Ikatan Cinta, PM Inggris Coba Perbaiki Hubungan dengan Prancis
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
35 menit yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
3 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
4 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
5 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
6 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
7 jam yang lalu
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved