Bersitegang dengan Prancis, London Kirim Kapal Patroli ke Selat Inggris

Kamis, 06 Mei 2021 - 10:32 WIB
loading...
Bersitegang dengan Prancis,...
Inggris mengirimkan kapal patroli ke pulau Jersey di tengah ketegangan dengan Prancis terkait hak penangkapan ikan. Foto/Newsweek
A A A
LONDON - Inggris mengirim dua kapal angkatan laut untuk merespons ancaman Prancis yang berpotensi memblokir pulau terbesar di Selat Inggris, Pulau Jersey. Ini dilakukan di tengah meningkatnya sengketa hak penangkapan ikan yang dipicu oleh kepergian Inggris dari Uni Eropa .

Tindakan terbaru ini diambil setelah pembicaraan telepon antara Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan dua pejabat senior Kepulauan Jersey, Ketua Menteri Senator John Le Fondre dan Menteri Luar Negeri Ian Gorst.

Sebuah rilis yang dibagikan oleh Downing Street mengatakan Le Fondre dan Gorst menekankan kebutuhan mendesak untuk penurunan ketegangan dan untuk dialog antara Jersey dan Prancis tentang akses penangkapan ikan.

"Kepala negara Inggris, pada bagiannya, menggarisbawahi dukungannya yang tak tergoyahkan untuk Kepulauan Jersey. Dia mengatakan bahwa blokade apa pun akan sepenuhnya tidak dapat dibenarkan," bunyi rilis tersebut.

Baca juga: Inggris Gelar KTT CEPI, Dorong Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19

"Sebagai tindakan pencegahan, Inggris akan mengirimkan dua Kapal Patroli Lepas Pantai untuk memantau situasi," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (6/5/2021).

Perkembangan tersebut mengikuti protes Prancis yang meletus atas peraturan baru dan ketat yang diberlakukan pada kapal penangkap ikan dari Prancis minggu lalu sebagai akibat dari perceraian Inggris dari UE. Paris menuduh London melanggar ketentuan perjanjian mereka, dan para nelayan Prancis telah membahas prospek pemotongan pelabuhan St. Heller Jersey.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved