Kremlin Tanggapi Sinis Sidang Kongres AS

Selasa, 21 Maret 2017 - 18:13 WIB
Kremlin Tanggapi Sinis...
Kremlin Tanggapi Sinis Sidang Kongres AS
A A A
MOSKOW - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengomentari sidang pertama Kongres Amerika Serikat (AS) terkait dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu 2016. Menurutnya, peserta sidang telah terbawa suasana dan mencoba mencari bukti untuk membuktikan tuduhan mereka.

Sebelumnya, Komite Intelijen Kongres AS memanggil Direktur FBI James Comet dan Direktur NSA Michael Rogers. Keduanya dipanggil untuk didengar pendapatnya terkait dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan presiden AS.

"Tampaknya para peserta sidang terbawa dalam situasi. Mereka berusaha mencari konfirmasi dari kesimpulan mereka sendiri, mereka tidak bisa melakukan ini, menemukan bukti dan semuanya sudah cukup," kata Peskov seperti dikutip dari Sputniknews, Selasa (21/3/2017).

Selain itu, Peskov menolak untuk mengomentari penilaian Direktur FBI James Comey yang menyimpulkan Donald Trump adalah calon harapan Rusia untuk menghadapi Hillary Clinton. "Ini lebih dari diskusi internal permanen di AS, dan kami hanya ingin menjadi penonton di sela-sela diskusi yang sia-sia," katanya.

Peskov menambahkan bahwa sidang Kongres AS tidak memberikan kontribusi pada pengembangan hubungan bilateral. "Sudah pasti, hal itu hampir tidak bisa dianggap sebagai kontribusi konstruktif bagi perkembangan hubungan bilateral," tegas Peskov.

Rusia,termasuk juru bicara Kremlin, telah berulang kali membantah tuduhan dugaan peran Rusia dalam pemilihan AS. Rusia menilai tudingan tersebut tidak beralasan dan kurang bukti.

Selama pertemuan dengan Kongres AS, baik Comey dan Rogers mengulangi kesimpulan tertulis dalam laporan intelijan AS yang dirilis pada bulan Januari lalu. Mereka juga menegaskan bahwa Rusia dengan cara apapun tidak mempengaruhi hasil penghitungan suara di AS.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
3 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
6 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
7 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
8 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved