Kuburan Massal Bayi dan Anak-anak Ditemukan di Bekas Panti Asuhan Irlandia

Jum'at, 03 Maret 2017 - 22:58 WIB
Kuburan Massal Bayi...
Kuburan Massal Bayi dan Anak-anak Ditemukan di Bekas Panti Asuhan Irlandia
A A A
DUBLIN - Sebuah kuburan massal berisi sisa-sisa bayi dan anak-anak ditemukan di sebuah bekas panti asuhan Katolik di Irlandia. Begitu laporan penyelidik yang ditunjuk pemerintah.

Hakim yang memimpin Komisi Bayi dan Ibu Rumah Tangga mengatakan penggalian di lokasi bekas Bon Secours Mother and Baby Home di Tuam, County Galway, telah menemukan struktur bawah tanah yang dibagi menjadi 20 ruang yang mengandung jumlah signifikan dari sisa-sisa manusia.

Dikutip dari The Guardian, Jumat (3/3/2017), Komisi mengatakan analisis DNA dari sisa-sisa manusia yang dipilih dikonfirmasi usia kematian berkisar dari 35 hari hingga tiga tahun. Mereka dikuburkan pada tahun 1950-an, ketika fasilitas itu yang merupakan salah satu dari lebih dari selusin di Irlandia menawarkan perlindungan kepada anak-anak yatim, janda dan anak-anak mereka. Fasilitas di Tuam itu ditutup pada tahun 1961.

Pengumuman ini sekaligus menegaskan kecurigaan selama beberapa dekade bahwa sebagian anak-anak yang meninggal di rumah dimakamkan di situs kuburan tidak bertanda. Ini adalah praktik umum di fasilitas yang dikelola Katolik seperti di tengah tingkat kematian anak yang tinggi di Irlandia awal abad ke-20.

Pemerintah Irlandia membentuk komisi pada tahun 2014 untuk melakukan penyelidikan berdasarkan karya seorang sejarahwan lokal Tuam, Catherine Corless. Corless menemuka sertifikat kematian sebanyak hampir 800 anak-anak yang merupakan penghuni di fasilitas namun rekaman penguburan hanya mencatat satu anak.

"Semuanya menunjuk ke daerah ini menjadi kuburan massal," kata Corless, yang ingat bagaimana anak laki-laki lokal bermain di lapangan telah melaporkan melihat tumpukan tulang di ruang bawah tanah tersembunyi pada pertengahan 1970-an.

Komisaris pemerintah untuk anak-anak, Katherine Zappone mengatakan, temuan ini sangat menyedihkan dan mengganggu. Ia berjanji akan berkonsultasi dengan keluarga anak-anak untuk penguburan yang layak dan upacara memorial lainnya.

"Kami akan menghormati memori mereka dan memastikan bahwa kita mengambil tindakan sekarang untuk mengobati sisa-sisa mereka secara tepat," kata Zappone.
(ian)
Berita Terkait
Baru Dua Minggu Menjabat,...
Baru Dua Minggu Menjabat, Menteri Pertanian Irlandia Dipecat
Siapa Catherine Connolly?...
Siapa Catherine Connolly? Presiden Terpilih Irlandia yang Vokal Memperjuangkan Palestina
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Siapa Emma Little-Pengelly?...
Siapa Emma Little-Pengelly? Wakil Menteri Pertama Irlandia Utara yang Menginspirasi
Biden Tiba di Irlandia...
Biden Tiba di Irlandia Utara untuk Tandai Peringatan Kesepakatan Damai
Irlandia Kutuk Aneksasi...
Irlandia Kutuk 'Aneksasi de Facto' Israel Atas Palestina
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
3 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
4 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
6 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
8 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
9 jam yang lalu
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved