Diduga Kontak dengan Rusia, Jaksa Agung AS Jeff Sessions Mundur

Jum'at, 03 Maret 2017 - 08:39 WIB
Diduga Kontak dengan...
Diduga Kontak dengan Rusia, Jaksa Agung AS Jeff Sessions Mundur
A A A
WASHINGTON - Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Jeff Sessions mengundurkan diri di tengah penyelidikan terkait dugaan bahwa dirinya melakukan kontak dengan pejabat Rusia. Kontak itu untuk menguntungkaan tim kampanye Donald Trump saat pemilu AS November lalu.

Sebuah bocoran dokumen yang sedang diinvestigasi menyebut Sessions bertemu dua kali dengan Duta Besar Rusia Sergey Kislyak sebelum pemilu presiden AS. Pertemuan itu, diduga terkait dengan jaringan tim kampanye Donald Trump.

Badan-badan intelijen di AS menuduh Rusia berusaha untuk campur tangan dalam pemilu AS, yakni untuk membantu Trump memenangkan perebutan kursi kepresidenan. Sessions mengatakan keputusannya untuk mengundurkan diri sudah tepat.

Kontak Sessions dengan diplomat Rusia juga dikonfirmasi dalam sidang Komite Kehakiman Senat AS. Sessions ditanya oleh Senator Al Franken apakah tim kampanye Trump telah berhubungan dengan para pejabat Rusia. Sessions lantas menjawab, ”Saya telah dihubungi sebagai pengganti pada satu atau dua kesempatan dalam kampanye itu dan saya tidak memiliki komunikasi dengan Rusia.”

Dalam konferensi pers, Sessions menyerang media yang menyebutnya sudah berbohong.”Biarkan saya menjelaskan, saya tidak pernah melakukan pertemuan dengan operator Rusia atau perantara Rusia terkait kampanye Trump,” katanya.

“Gagasan bahwa saya adalah bagian dari ‘pertukaran informasi selama kampanye antara pengganti (anggota tim kampanye) Trump dan perantara pemerintah Rusia benar-benar palsu. Itu adalah pertanyaan yang bisa saya tanggapi,” ujarnya, mengacu pada pertanyaan senator kepadanya dalam sidang.

“Jawaban saya untuk pertanyaan Senator Franken jujur dan benar seperti yang saya ketahui pada saat itu,” imbuh dia. Dia berniat menulis pesan kepada Komite Kehakiman Senat AS pada hari ini untuk menjelaskan kesaksiannya, seperti dikutip IB Times, Jumat (3/3/2017).
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
54 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
1 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
3 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved