Hujan Bom Nyaris Kena Pasukan AS, Rusia Klaim Targetkan ISIS

Kamis, 02 Maret 2017 - 08:22 WIB
Hujan Bom Nyaris Kena...
Hujan Bom Nyaris Kena Pasukan AS, Rusia Klaim Targetkan ISIS
A A A
MOSKOW - Rusia dan Suriah membantah serangan bom pesawat-pesawat jet tempur mereka yang nyaris mengenai posisi pasukan Amerika Serikat (AS) di Suriah utara ditargetkan terhadap oposisi Suriah yang didukung AS. Rusia mengklaim bahwa serangannya ditargetkan pada ISIS dan sudah berkoordinasi dengan AS.

“Militer Rusia di Suriah telah dihubungi oleh rekan-rekan dari Amerika, yang menyatakan keprihatinan bahwa pesawat Rusia dan Suriah bmelakukan serangan yang tidak diinginkan terhadap posisi oposisi yang didukung Washington selama operasi anti-teroris,” kata Kementerian Pertahanan Rusia, semalam.

”Untuk menghindari insiden apapun, perwakilan AS telah memberikan koordinat yang tepat dari pasukan oposisi yang didukung AS di wilayah tersebut kepada pasukan Rusia,” lanjut kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (2/3/2017).

”Tidak ada serangan udara tunggal di area yang ditentukan pihak AS yang dilakukan oleh pasukan udara Rusia atau Suriah,” imbuh kementerian tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa mereka akan melanjutkan kerjasama yang efektif dengan militer AS melalui saluran didirikan untuk melawan kelompok Islamic State atau ISIS di Suriah.

Baca juga:
Hujan Bom Jet Tempur Rusia Nyaris Kenai Pasukan AS di Suriah


Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat-pesawat jet tempur Rusia membombadir sebuah situs yang nyaris mengenai posisi pasukan AS di pinggiran Al-Bab, Suriah utara.

Pejabat Angkatan Darat AS Letnan Jenderal Stephen Townsend mengatakan insiden itu terjadi setelah pilot tempur Rusia mulai membombardir target yang mereka pikir para militan ISIS di sebuah desa di Suriah utara.

“Pengeboman berhenti setelah para pejabat AS membuat kontak cepat ke saluran deconfliction,” kata Townsend, Komandan Operation Resolve Inherent, sebuah operasi bersama koalisi pimpinan AS untuk melawan ISIS di Irak dan Suriah.

”Ini situasi medan yang sangat rumit,” ujar Townsend kepada wartawan melalui teleconference dari Baghdad. ”Pada dasarnya tiga tentara telah berkumpul dalam area kotak persegi yang sama. Ini sangat sulit dan rumit,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
Pasukan AS Tewaskan...
Pasukan AS Tewaskan Dua Pentolan ISIS dalam Serangan di Suriah
Mampukah Serangan Balas...
Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
10 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
2 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
2 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
3 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
9 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
11 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved