PBB Ingatkan 1,4 Juta Anak Berisiko Mati Kelaparan

Kamis, 23 Februari 2017 - 09:32 WIB
PBB Ingatkan 1,4 Juta...
PBB Ingatkan 1,4 Juta Anak Berisiko Mati Kelaparan
A A A
JENEWA - Hampir 1,4 juta anak berisiko mati kelaparan di Nigeria, Somalia, Sudan Selatan, dan Yaman. Badan Anak- Anak, Perserikatan Bangsa- Bangsa— UNICEF, memperingatkan risiko itu dapat terjadi dalam waktu dekat. Saat ini banyak orang telah mati kelaparan di empat negara tersebut.

Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan lebih dari 20 juta jiwa berisiko mati kelaparan dalam enam bulan mendatang. ”Waktu semakin habis bagi lebih dari satu juta anak,” papar Direktur Eksekutif UNICEF Anthony Lake, dikutip kantor berita Reuters.

Lake menambahkan, ”Kita masih dapat menyelamatkan banyak nyawa. Krisis nutrisi dan kelaparan itu sebagian besar merupakan dampak aktivitas manusia. Kemanusiaan kita menuntut aksi lebih cepat. Kita tidak boleh mengulang tragedi kelaparan di Afrika pada 2011.”

Krisis kelaparan secara resmi dideklarasikan pada awal pekan ini di beberapa wilayah Sudan Selatan yang mengalami perang sipil sejak 2013. Konflik itu meningkatkan perpecahan etnik di negara tersebut.

PBB pun telah memperingatkan potensi genosida di negara itu. UNICEFmenyatakan270.000 anak di Sudan Selatan mengalami kekurangan nutrisi parah. Save the Children memaparkan lebih dari satu juta anak di Sudan Selatan berisiko kelaparan.

Sudan Selatan juga mengalami kekeringan, seperti di negara Afrika Timur lainnya. Saat ini Somalia juga kembali menuju krisis kelaparan, enam tahun setelah 260.000 orang mati kelaparan pada 2011. UNICEF memaparkan 185.000 anak diperkirakan mengalami malnutrisi parah di Somalia tahun ini.

Meski demikian, data itu akan meningkat menjadi 270.000 anak dalam beberapa bulan mendatang. Sebanyak 462.000 anak lainnya menderita malnutrisi parah di Yaman yang mengalami perang selama dua tahun. Krisis kelaparan juga diakibatkan resesi ekonomi dan pembatasan dalam pengiriman barang.
(esn)
Berita Terkait
12 Juta Warga Sudan...
12 Juta Warga Sudan Hadapi Ancaman Kelaparan Parah
5 Tantangan 100 Hari...
5 Tantangan 100 Hari Pertempuran di Sudan, Belum Ada Sinyal Perdamaian
385 WNI dari Sudan Tiba...
385 WNI dari Sudan Tiba di Asrama Haji Jakarta
Sudan Nyatakan Utusan...
Sudan Nyatakan Utusan PBB sebagai Persona Non Grata
Pemerintah dan Kelompok...
Pemerintah dan Kelompok Bersenjata Sudan Capai Kesepakatan Damai
Banjir di Sudan Semakin...
Banjir di Sudan Semakin Parah, Sebanyak 4.000 Rumah Hancur
Berita Terkini
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
10 menit yang lalu
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
49 menit yang lalu
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
1 jam yang lalu
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
1 jam yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
9 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
10 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved