AS Cabut Komitmen Solusi Dua Negara

Jum'at, 17 Februari 2017 - 21:07 WIB
AS Cabut Komitmen Solusi...
AS Cabut Komitmen Solusi Dua Negara
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencabut komitmen Washington untuk solusi dua negara dalam konflik Israel- Palestina. Dia lebih mendukung satu negara jika itu dapat menciptakan perdamaian.

Trump menyambut hangat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih yang memuji hubungan tak terpatahkan antara dua pihak. Trump juga mendesak Netanyahu menahan diri dari pembangunan permukiman Yahudi.

“Jadi, saya melihat dua negara dan satu negara, dan saya suka satu negara yang dua pihak sukai. Saya sangat senang dengan satu yang dua pihak suka. Saya dapat hidup dengan satu,” papar Trump, dikutip kantor berita AFP .

Trump menjelaskan, dia berpikir bahwa solusi dua negara mungkin terlihat lebih mudah. “Tapi, sejujurnya, jika Israel dan Palestina senang, saya senang dengan satu yang mereka paling sukai,” katanya. Perubahan sikap AS ini telah diperkirakan untuk menyenangkan Netanyahu dan koalisi sayap kanannya.

“Saya pikir warga Palestina harus mengesampingkan beberapa kebencian yang mereka pikirkan sejak usia sangat muda,” papar Trump. Netanyahu pun menambahkan, “Pertama, Palestina harus mengakui negara Yahudi. Mereka harus berhenti menyerukan kehancuran Israel.”

“Kedua, dalam kesepakatan damai mana pun, Israel harus menjaga kontrol keamanan seluruh wilayah di barat Sungai Yordan,” kata Netanyahu. Kawasan itu mencakup seluruh wilayah Tepi Barat yang mewakili pusat negara Palestina di masa depan seperti yang ditetapkan dalam kesepakatan internasional sebelumnya.

Pemerintahan AS sebelumnya pada era mantan Presiden Barack Obama telah memperingatkan Israel jika rezim Zionis itu tidak mencapai solusi dua negara dengan Palestina, Israel tidak akan pernah mendapat dukungan dari dunia Arab.

Meski demikian, Netanyahu menegaskan dia telah mengembangkan hubungan keamanan lebih dekat dengan negara-negara Sunni yang khawatir dengan pengaruh Iran dan kelompok radikal. Netanyahu meminta Trump turut mendukungnya.
“Untuk pertama kali dalam kehidupan negara saya, negaranegara Arab di kawasan tidak melihat Israel sebagai musuh, tapi meningkat sebagai aliansi,” ungkap Netanyahu. Dalam pernyataan bersama, dua pihak mengklaim hari baru dalam hubungan AS-Israel. Perubahan sikap AS itu memicu kekecewaan Palestina.

Pejabat tinggi dalam Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat mengecam upaya mengubur solusi dua negara dan menghapus negara Palestina. Dia secara tegas memperingatkan Israel bahwa satu negara tunggal yang muncul nanti bukan hanya untuk Yahudi. “Di sana hanya ada satu alternatif. Negara demokrasi tunggal yang menjamin hak semua pihak yakni Yahudi, Muslim, dan Kristiani,” sebutnya.

Keputusan AS itu harus menghadapi konsensus internasional bahwa kesepakatan akhir apa pun harus berdasarkan kembali ke perbatasan Israel pada 1967, tidak termasuk tanah yang dicaplok rezim Zionis.
(esn)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
47 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
4 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
7 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
8 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved