Waspada Ancaman Rusia dan Drone, Wilayah Udara Prancis Siaga Dua

Sabtu, 11 Februari 2017 - 19:16 WIB
Waspada Ancaman Rusia...
Waspada Ancaman Rusia dan Drone, Wilayah Udara Prancis Siaga Dua
A A A
PARIS - Pasca pesawat tempur Rusia melintas dan untuk mewaspadai ancaman serangan dari drone, angkatan udara Prancis memberlakukan siaga dua pengawasan wilayah udara. Pemberlakukan ini menghadapkan kembali bayang-bayang Perang Dingin dan masalah keamanan dalam negeri yang meningkat.

Dalam insiden terbaru yang melibatkan wilayah udara Eropa, angkatan udara Prancis mengirimkan dua jet tempur jenis Mirage dan satu Rafale guna mengawal dua pembom Rusia ke pantai Prancis dan menyerahkannya ke pesawat militer Spanyol.

Baca juga:
Bukan Cuma Inggris, Prancis Juga Cegat Pesawat Pembom Rusia


Seorang pejabat Prancis mengatakan insiden tersebut adalah keempat kalinya pesawat Rusia dicegat di pantai Prancis selama dua tahun terakhir. Itu adalah periode ketegangan antara Rusia dan negara-negara Eropa Barat terkait konflik di Suriah dan Ukraina.

Di sebuah pusat komando dalam di bawah Gunung Verdun di tenggara Prancis, pejabat angkatan udara Perancis sedang memantau apa yang terjadi selanjutnya di wilayah Utara dan siap untuk merespon.

"Kami mendeteksi pesawat Rusia relatif awal karena kita terintegrasi dalam struktur militer NATO," kata Brigadir Jenderal Pascal Delerce dalam ruang kontrol, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/2/2017).

"Kami tahu setidaknya lima atau enam jam sebelum mereka memiliki kesempatan untuk mencapai pantai Perancis, yang memungkinkan kita untuk menggunakan sumber daya kami," katanya.

Menurut pejabat Prancis, pembom Rusia mengambil rute yang berbeda. Terkadang terbang jauh ke selatan Gibraltar sebelum kembali, atau mengambil jalur melingkar dari St Petersburg melalui Scandinavia, barat Irlandia, Gibraltar, Suriah dan kembali ke Rusia atas Laut Kaspia.

Perancis memiliki delapan jet tempur Rafale atau Mirage dan lima helikopter yang dikerahkan 24 jam sehari yang siap Siaga untuk Reaksi Cepat.

Pada saat yang sama, angkatan udara Perancis melakukan simulasi rutin dan memantau ancaman potensial dari pesawat pribadi atau drone di wilayah udara domestik, di tengah keamanan yang meningkat di negara itu sejak serangan Paris 2015.

"Tujuannya adalah untuk membuat web pengawasan sehingga tidak ada pesawat di dalam wilayah udara Perancis atau mendekatinya tanpa diidentifikasi dan memiliki postur yang diperiksa," kata Yannick, seorang kapten yang hanya dapat diidentifikasi dengan nama pertamanya.

Laporan terbaru bahwa ISIS telah menggunakan drone untuk mencapai target dan memulai serangan di Irak atau Suriah. Kenyataan ini telah meningkatkan kesadaran akan ancaman dari kendaraan tak berawak.

"Fakta bahwa mereka bisa melepas dekat dengan target yang sebenarnya yang bertujuan memberi Anda waktu untuk bereaksi secara singkat, bahkan jika ancaman tersebut merupakan skala kecil," kata Philippe Adam.

Prancis mengatakan siap untuk menggunakan jamming atau peralatan memblokir GPS, dan bahkan satu skuadron empat elang emas yang dilatih khusus, untuk menetralisir drone.

Baca juga:
Prancis Andalkan Elang untuk Jatuhkan Drone Teroris
(ian)
Berita Terkait
Setelah Rusia, Prancis...
Setelah Rusia, Prancis Jadi Target Teror ISIS-Khorasan
Gagal Mengebom Gereja...
Gagal Mengebom Gereja Prancis, Pria Aljazair Dibui Seumur Hidup
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
4 Negara di Eropa Diprediksi...
4 Negara di Eropa Diprediksi Jadi Target Serangan ISIS-Khorasan
Rusia Dilaporkan Tangkap...
Rusia Dilaporkan Tangkap Sejumlah Donatur ISIS
Media Lebanon: Militan...
Media Lebanon: Militan ISIS Berencana Bunuh Macron
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
1 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
3 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 jam yang lalu
Infografis
93 Rudal dan Ratusan...
93 Rudal dan Ratusan Drone Rusia Menyerang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved