Soal LCS, China Minta AS Hati-hati Berbicara dan Bertindak

Selasa, 24 Januari 2017 - 18:20 WIB
Soal LCS, China Minta...
Soal LCS, China Minta AS Hati-hati Berbicara dan Bertindak
A A A
BEIJING - China mengatakan bahwa kedaulatan atas pulau-pulau di Laut China Selatan (LCS) yang disengketakan tidak terbantahkan. Pernyataan itu keluar setelah Gedung Putih menyatakan akan mempertahankan wilayah internasional di perairan strategis itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying mengatakan AS bukan pihak yang ikut dalam sengketa di LCS. "Kedaulatan China atas Kepulauan Spratly di Laut China Selatan tak terbantahkan," tegas Chunying seperti dikutip dari Reuters, Selasa (24/1/2017).

"Kami mendesak AS untuk menghormati fakta, berbicara dan bertindak hati-hati untuk menghindari hal yang merugikan perdamaian dan stablitas di LCS," sambung Chunying.

"Tindakan kami di LCS adalah wajar dan adil. Tidak peduli apa perubahan yang terjadi di negara lain, apa yang mereka katakan atau apa yang mereka ingin lakukan, tekad China untuk melindungi kedaulatan dan hak maritim di LCS tidak akan berubah," tukasnya.

Sebelumnya juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer, memberikan sinyal ketegasan AS menangani klaim teritorial China di Asia.

"Saya pikir AS akan memastikan bahwa kami melindungi kepentingan kami di sana (LCS)," kata Spicer.

"Jika pulau-pulau, pada kenyataannya, di perairan internasional dan bukan bagian yang tepat dari China, ya, kami akan memastikan bahwa kami membela kepentingan internasional yang diambil alih oleh suatu negara," sambungnya.

Baca juga:
Gedung Putih: AS Bakal Pertahankan Kepentingannya di LCS
(ian)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
9 menit yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
57 menit yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
2 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved