Hormati Masa Berkabung, Pembangkang Kuba Batalkan Pawai Mingguan

Senin, 28 November 2016 - 06:42 WIB
Hormati Masa Berkabung,...
Hormati Masa Berkabung, Pembangkang Kuba Batalkan Pawai Mingguan
A A A
HAVANA - Kelompok pembangkang Kuba membatalkan protes tradisional setelah pemimpin revolusi negara itu Fidel Castro meninggal dunia. Keputusan ini adalah yang pertama kalinya dalam 13 tahun.

Kelompok, yang didirikan oleh istri pembangkang yang dipenjarakan, telah lama menentang larangan protes di Kuba dengan pawai mingguan. Ladies in White mengatakan keputusan ini untuk menghindari ketegangan.

Kelompok ini kerap melakukan turun ke jalan sebagai ekspresi perbedaan pendapat. Mereka berbaris dalam diam di jalan-jalan Havana sesudah Misa di Gereja Katolik Roma, meminta pembebasan tahanan politik dan hak asasi manusia harus dihormati.

"Kami tidak akan berbaris hari ini [Minggu] sehingga pemerintah tidak bisa menjadikan itu sebagai aksi provokasi dan mereka dapat berduka cita. Kami menghormati rasa berkabung orang lain dan tidak akan merayakan kematian setiap manusia," kata pemimpin kelompok itu, Berta Soler, seperti dikutip dari BBC, Senin (28/11/2016)

Dalam tweetnya sebagai reaksi atas kabar kematian mantan pemimpin Kuba itu, kelompok itu mengatakan: "Fidel Castro telah meninggal, semoga Tuhan mengampuni dia, Saya TIDAK AKAN."

Pemerintah Kuba menudung Ladies in White mendapatkan kucuran dana dari Amerika Serikat (AS) dan merupakan bagian dari puluhan tahun upaya Washington untuk melemahkan revolusi sosialis Kuba. Pemerintah mengatakan tidak ada tahanan politik di negara itu.
(ian)
Berita Terkait
Dituduh Terima 300 Drone...
Dituduh Terima 300 Drone dari Rusia, Kuba Bersumpah Akan Musnahkan Penjajah AS
Raul Castro Mengundurkan...
Raul Castro Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Partai Komunis Kuba
Rusia: AS Terus Mencekik...
Rusia: AS Terus Mencekik Kuba
Jenderal Bolivia yang...
Jenderal Bolivia yang Menangkap Che Guevara Meninggal Dunia
AS Pertimbangkan Masukkan...
AS Pertimbangkan Masukkan Kembali Kuba ke Daftar Negara Sponsor Teroris
Kedubesnya Diberondong...
Kedubesnya Diberondong Tembakan, Kuba Salahkan Trump
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
14 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
37 menit yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
1 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved