Armada Kapal Induk Rusia Menuju Suriah Diintai NATO

Rabu, 19 Oktober 2016 - 02:18 WIB
Armada Kapal Induk Rusia...
Armada Kapal Induk Rusia Menuju Suriah Diintai NATO
A A A
OSLO - Armada kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov memulai perjalanannya menuju Suriah. Salah satu negara anggota NATO, Norwegia sudah mengintai sepak terjang armada kapal induk Rusia yang mencakup kapal perang bertenaga nuklir, kapal selam dan sejumlah kapal militer lain.

Selain Norwegia, Inggris juga sudah bersiap mengintai armada kapal induk Admiral Kusnetsov yang dipastikan melewati selat Inggris dalam beberapa hari ini. Angkatan Laut Inggris siap mencegat setiap kapal perang Rusia yang memasuki wilayah teritorial Inggris.

Militer Norwegia menggunakan pesawat pengintai P-3 Orion untuk memotret gerak-gerik armada kapal militer Rusia tersebut. Armada kapal induk Rusia dikirim ke Laut Mediterania untuk memperkuat Angkatan Laut Rusia dalam operasi militer di Suriah.

Baca:
Rusia Ancang-ancang Kirim Kapal Induk Admiral Kuzentsov ke Mediterania


Surat kabar Norwegia, VG menulis; ”Mobilisasi ini adalah demonstrasi terbesar dari kekuatan militer Rusia di Laut Norwegia selama beberapa tahun.”

”Bagi kami di Norwegia, ini bukan ancaman. Tapi itu adalah pengingat dari gambar yang lebih besar bahwa kita harus mengambil sikap serius,” kata Jenderal Morten Haga Lund, Kepala Badan Intelijen Norwegia kepada VG, yang dilansir semalam (18/10/2016).

Baca juga:
Tegang, Rusia Diyakini Bakal Kirim Kapal Induk Dekati Inggris


Pengerahan kekuatan militer tambahan Rusia ke Suriah itu membuat Norwegia mempertanyaka ketulusan Moskow soal pembicaraan damai di Swiss dengan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu lalu.

Kapal Induk Admiral Kuznetsov diluncurkan pada tahun 1985 sebelum Uni Soviet runtuh. Namun, kapal induk raksasa itu mulai beroperasi secara penuh pada tahun 1995. Pada tahun 2000, kapal tersebut terlibat dalam upaya untuk menyelamatkan kapal selam Kursk.

Kapal induk Admiral Kuznetsov dapat membawa 18-32 pesawat jet tempur, termasuk Mig-29 Fulcrum. Kapal juga mampu membawa 17-24 helikopter.

”Mereka berlatih pada operasi udara-darat sebelum mereka meninggalkan daerah asalnya, dan dilaporkan melalui sumber terbuka bahwa mereka akan berlatih di sepanjang perjalanan,” ujar Haga Lund.

”Dari pihak Norwegia, kami hanya bisa berharap bahwa mereka tidak mulai ‘fly-overs’ di Laut Utara seperti yang mereka lakukan pada 2008, ketika ada kekacauan dan kita harus menutup semua lalu lintas helikopter,” imbuh Lund.
(mas)
Berita Terkait
Menentang Putin, Negara...
Menentang Putin, Negara Pendiri NATO Ini Berikan 22 Howitzer ke Ukraina
Paus Hvaldimir Diduga...
Paus Hvaldimir Diduga Mata-mata Rusia Ternyata Ditembak Mati di Sekujur Tubuhnya
Sosok Hvaldimir, Ikan...
Sosok Hvaldimir, Ikan Paus Diduga Mata-mata Rusia yang Mati di Negara NATO
Ikan Paus Hvaldimir...
Ikan Paus Hvaldimir Si Mata-mata Terkenal Rusia Mati di Negara NATO
Negara NATO Tuduh Ikan...
Negara NATO Tuduh Ikan Paus Terkenal Ini Mata-mata Rusia
Kapal Induk Nuklir AS...
Kapal Induk Nuklir AS Menuju Norwegia, Rusia Murka
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
39 menit yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
1 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
2 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
3 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
4 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
5 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved