Warga Kolombia Tolak Berdamai dengan Pemberontak

Senin, 03 Oktober 2016 - 13:33 WIB
Warga Kolombia Tolak...
Warga Kolombia Tolak Berdamai dengan Pemberontak
A A A
BOGOTA - Warga Kolombia memutuskan untuk menolak berdamai dengan kelompok pemberontak FARC. Keputusan ini diketahui paska adanya referendum mengenai kesepakatan damai antara Bogota dan FARC.
Dalam referendum yang berlangsung kemarin tersebut, 50,2 persen suara menentang kesepakatan, sementara 49,8 persen mendukung kesepakatan damai tersebut. Kesepakatan damai itu diharapkan dapat menghentikan pertempuran antara pemerintah Kolombia dan FARC yang sudah berlangsung selama setengah abad.
Hasil ini sejatinya sedikit mengejutkan. Pasalnya, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (3/10), dalam sejumlah jajak pendapat jelang referendum, jumlah mereka yang setuju dengan kesepakatan damai selalu lebih besar dari mereka yang menolak.
Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos, yang telah mempromosikan kampanye "Ya" untuk kesepakatan itu, mengatakan bahwa terlepas dari hasil referendum, gencatan senjata bilateral dengan FARC masih berlaku dan harus terus berlaku.
Dia mengatakan akan menjangkau para pemimpin oposisi di Kolombia dan telah memerintahkan perunding pemerintah untuk kembali ke Kuba pada hari Senin untuk berkonsultasi dengan para pemimpin FARC.
"Saya tidak akan menyerah. Saya akan terus mencari perdamaian sampai saat terakhir dari mandat saya," katanya Santos.
Sementara itu, pemimpin FARC Rodrigo Londono mengatakan pihaknya masih mempertahankan keinginannya untuk berdamai dengan pemerintah Kolombia.
"FARC menegaskan disposisi untuk hanya menggunakan kata-kata sebagai senjata untuk membangun masa depan. Untuk orang-orang Kolombia yang bermimpi akan perdamaian, percaya pada kami, perdamaian akan menang," ucap Londono.
(esn)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
Truk Polisi Diserang...
Truk Polisi Diserang dengan Bahan Peledak, 11 Orang Terluka
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
49 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
2 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
3 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
5 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
6 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved