Ledakan Menggelegar Beberapa Jam setelah India dan Pakistan Sepakat Gencatan Senjata

Minggu, 11 Mei 2025 - 06:06 WIB
loading...
Ledakan Menggelegar...
Ledakan menggelegar di kota-kota perbatasan India-Pakistan beberapa jam setelah kedua negara sepakat gencatan senjata. Foto/NDTV
A A A
NEW DELHI - India dan Pakistan, kedua negara bersenjata nuklir, telah menyetujui gencatan senjata pada hari Sabtu setelah tekanan Amerika Serikat (AS) dan empat hari pertempuran. Namun, beberapa jam kemudian, ledakan terdengar menggelegar di kota-kota perbatasan dan India menuduh Pakistan melanggar kesepakatan tersebut.

Tembakan artileri dan serangan pesawat nirawak terlihat di Jammu dan Kashmir, pusat sebagian besar pertempuran, sementara ledakan dari sistem pertahanan udara menggelegar di kota-kota yang mengalami pemadaman listrik, mirip dengan malam sebelumnya, menurut pihak berwenang, penduduk, dan saksi mata Reuters.

Menteri Luar Negeri India Vikram Misri mengatakan bahwa Pakistan telah melanggar kesepahaman yang dicapai oleh kedua negara sebelumnya pada hari itu, dan bahwa angkatan bersenjata India telah diinstruksikan untuk "menangani dengan tegas".

Baca Juga: Baru Beberapa Jam Gencatan Senjata, Perang Pakistan dan India Kembali Pecah

"Kami menyerukan kepada Pakistan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi pelanggaran ini dan menangani situasi dengan keseriusan dan tanggung jawab," kata Misri dalam jumpa pers.

Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan negara itu berkomitmen pada gencatan senjata dan menyalahkan India atas pelanggaran tersebut.

"Pasukan kami menangani situasi dengan tanggung jawab dan pengendalian diri," katanya.

Kementerian itu juga meminta pasukan di lapangan untuk menahan diri dan mengatakan bahwa setiap masalah dalam pelaksanaan gencatan senjata harus ditangani melalui komunikasi pada tingkat yang sesuai.

Juru bicara militer Pakistan tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pertempuran kedua negara ini merupakan yang terburuk dalam hampir tiga dekade dan mengancam akan pecah menjadi perang skala penuh di salah satu wilayah paling bergejolak dan berpenduduk padat di dunia.

Sempat ada kekhawatiran bahwa persenjataan nuklir akan digunakan karena militer Pakistan mengatakan badan tinggi yang mengawasi senjata nuklirnya akan bertemu.

Namun kementerian pertahananannya mengatakan tidak ada pertemuan seperti itu yang dijadwalkan, beberapa jam setelah pertempuran sengit Jumat malam di mana kedua negara saling menyerang pangkalan militer dan jumlah korban tewas warga sipil meningkat menjadi 66.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
Puncak Kalpasastra 2026,...
Puncak Kalpasastra 2026, BEMP Sastra Indonesia UNJ Hadirkan Salman Aristo
Berita Terkini
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved