3 Kelebihan Sistem Rudal Fatah Buatan Pakistan yang Membombardir India

Minggu, 11 Mei 2025 - 04:40 WIB
loading...
3 Kelebihan Sistem Rudal...
Sistem rudal Fatah milik Pakistan mampu membombardir India. Foto/X/@shahzaibshah___
A A A
ISLAMABAD - Sistem rudal Fatah Pakistan merupakan keluarga sistem roket peluncur ganda berpemandu (GMLRS) yang dikembangkan di dalam negeri oleh Pakistan, dengan dua varian utama: Fatah-I dan Fatah-II.

Fatah-II adalah versi Fatah-I yang ditingkatkan dan lebih canggih, diuji secara resmi pada Desember 2021 dan mulai beroperasi pada awal 2024.

3 Kelebihan Sistem Rudal Fatah Buatan Pakistan yang Membombardir India

1. Mampu Menarget hingga 400 Km

Melansir MMNews, Fatah-1 adalah rudal jarak pendek yang mampu menyerang target hingga 150 kilometer, memberikan kemampuan respons cepat terhadap ancaman di dekatnya. Fateh-2, versi yang lebih canggih, memiliki jangkauan hingga 400 kilometer, yang secara signifikan memperluas kemampuan Pakistan untuk mencegah dan menanggapi permusuhan regional.

Yang membedakan rudal Fateh-2 adalah sistem penargetan yang dipandu satelit, yang memungkinkan akurasi dan presisi yang lebih tinggi dalam mengenai target yang ditentukan.

Baca Juga: Pakistan Klaim Tak Ada Opsi Perang Nuklir dengan India, Ini Alasannya

2. Memiliki Fleksibilitas Tingkat Tinggi

Rudal ditembakkan dari peluncur bergerak, yang memungkinkan reposisi cepat dan fleksibilitas. Awalnya dipandu oleh navigasi inersia, rudal menerima koreksi di tengah lintasan melalui navigasi satelit untuk mempertahankan jalur penerbangan yang akurat.

Rudal mengikuti lintasan datar dan ketinggian rendah untuk mengurangi deteksi radar dan peluang intersepsi.

Pada fase akhir, sistem panduan terminal menyesuaikan jalur rudal untuk penargetan yang tepat.

3. Memiliki Akurasi yang Tinggi

Rudal menyerang target yang ditentukan dengan akurasi tinggi, yang mampu menghancurkan aset militer bernilai tinggi.

Perlu dicatat bahwa Pakistan, dalam operasi militer Bunyan Marsoos baru-baru ini, menggunakan sistem rudal Fatah dan menghancurkan beberapa instalasi militer India.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved