Indonesia Cari Bantuan AS untuk Danai Pangkalan Militer di Natuna

Kamis, 22 September 2016 - 00:05 WIB
Indonesia Cari Bantuan...
Indonesia Cari Bantuan AS untuk Danai Pangkalan Militer di Natuna
A A A
JAKARTA - Indonesia sedang mencoba mencari bantuan Amerika Serikat (AS) untuk mendanai upgrade Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) di Ranai di Pulau Natuna Besar, Laut China Selatan. Upgrade itu akan memperkuat kehadiran Angkatan Laut Indonesia di Laut China Selatan dan Selat Sunda.

Sekelompok delegasi dari lima petugas senior TNI-AL saat ini berada di AS untuk mengeksplorasi kemungkinan memperoleh pembiayaan Washington melalui program foreign military financing (FMF).

Menurut laporan IHS Jane, sekelompok delegasi itu diundang di bawah Washington's Distinguished Visitor Orientation Tour (DVOT). Mereka juga akan melakukan kunjungan di beberapa kota untuk mempelajari instalasi Angkatan Laut AS dan fasilitas pelatihan termasuk Quantico di Virginia dan San Diego di California. Kunjungan berlangsung selama dua minggu sampai akhir September 2016.

Dalam laporannya, IHS Jane juga mengutip sebuah transkrip dari pertemuan antara Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, dengan Komisi I DPR RI (Komisi untuk Pertahanan, Intelijen dan Hubungan Luar Negeri) pada Februari 2016 yang mengungkapkan bahwa Indonesia berencana untuk mencari lokasi pangkalan untuk kapal selam ketiga di Natuna.

Selain untuk memperkuat pangkalan militer Indonesia di Natuna, Laut China Selatan, hasil dari FMF juga sedang direncanakan untuk meng-upgrade pangkalan militer Indonesia lainnya, seperti di Piabung, Lampung, yang terletak di dekat Selat Sunda.

Masih menurut laporan IHS Jane yang dikutip semalam (21/9/2016), upaya mencari bantuan FMF dari AS itu juga akan dilakukan secara resmi oleh Departemen Pertahanan Indonesia kepada Departemen Pertahanan AS atau Pentagon di lain waktu.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Berita Terkini
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
16 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
3 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved