Diklaim Jokowi Restui Eksekusi Mary Jane, Ini Kata Duterte yang Benar

Senin, 12 September 2016 - 17:19 WIB
Diklaim Jokowi Restui...
Diklaim Jokowi Restui Eksekusi Mary Jane, Ini Kata Duterte yang Benar
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Senin (12/9/2016) merasa tidak menyampaikan pesan pada Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan eksekusi terhadap Mary Jane Voloso, terpidana mati kasus narkoba asal Filipina. Duterte pun mengungkap apa yang sebenarnya dia katakan pada Jokowi.

Klarifikasi Duterte ini disampaikan juru bicaranya, Ernesto Abella, dalam jumpa pers.

“Mengenai pernyataan yang berasal dari Presiden Indonesia, saya hanya memberitahu pernyataan yang sebenarnya perihal percakapan dengan Presiden Widodo. Dia mengatakan tentang Mary Jane Veloso, dia berkata, 'Ikuti hukum Anda sendiri. Saya tidak akan mengintervensi’,” kata Abelle mengutip perkataan Duterte pada Jokowi, seperti dilansir The Straits Times.

Baca:
Jokowi: Presiden Duterte Persilakan Mary Jane Dieksekusi


Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi mengaku mengklaim bahwa Duterte sudah memberikan lampu hijau atau restu pada Indonesia untuk mengeksekusi Mary Jane. Restu itu diberikan Duterte saat berkunjung ke Jakarta usai KTT ASEAN di Laos pekan lalu.

“Saya sampaikan tentang Mary Jane dan saya bercerita bahwa Mary Jane itu membawa 2,6 kilogram heroin,” ujar Jokowi kepada wartawan usai melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung At Tsauroh, Serang, Banten. “Presiden Duterte saat itu menyampaikan silakan kalau mau dieksekusi,” lanjut Jokowi.

Klaim Jokowi ini membuat pengacara Mary Jane, Edre Olalia, gusar dan menanti klarifikasi dari Pemerintah Filipina.

”Kecuali bisa diragukan, konfirmasi yang A1, keluarga Veloso dan pengacara Filipina-nya memilih ‘tiarap’ untuk saat ini dalam memberikan komentar sampai kami menerima informasi resmi baik dari Filipina dan Pemerintah Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Migrante, kelompok non-pemerintah untuk migran Filipina migran mengatakan bahwa klaim Jokowi soal Duterte merestui eksekusi pada Mary Jane telah membuat keluarga wanita Filipina itu syok.

”Dan menginginkan penjelasan langsung dari Presiden Duterte dan (Menteri Luar Negeri Perfecto) Yasay,” kata kelompok pembela migran Filipina itu dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Nenek Gembong Narkoba...
Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris
Duterte Perintahkan...
Duterte Perintahkan Bos Bea Cukai: Tembak dan Bunuh Penyelundup Narkoba!
7 Fakta Rodrigo Duterte,...
7 Fakta Rodrigo Duterte, Mantan Presiden Filipina yang Perangi Narkoba
Nasib Gembong Narkoba...
Nasib Gembong Narkoba Mary Jane: Nyaris Dieksekusi di Era Jokowi, Dilepaskan di Era Prabowo
Terpidana Mati Kasus...
Terpidana Mati Kasus Narkoba Mary Jane Dipulangkan ke Filipina Sebelum Natal
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi Eksekusi Pria Yordania yang Diklaim Disiksa agar Mengaku Jadi Gembong Narkoba
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
47 menit yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
1 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
3 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
4 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved