Duterte Perintahkan Bos Bea Cukai: Tembak dan Bunuh Penyelundup Narkoba!

Rabu, 02 September 2020 - 09:45 WIB
loading...
Duterte Perintahkan...
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto/REUTERS/Lean Daval Jr
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte secara terbuka memerintahkan kepala bea cukai negara itu untuk menembak dan membunuh penyelundup narkoba. Perintah ini merupakan salah satu ancamannya yang paling terbuka selama kampanye perang anti-narkoba yang mematikan empat tahun terakhir.

Perang anti-narkoba telah menjadi fokus Duterte sejak dia berkuasa. Dia dengan tegas membantah mengizinkan pembunuhan di luar hukum, tetapi telah berulang kali dan secara terbuka mengancam pengedar narkoba dengan pembunuhan.

Dia dan polisi nasional, yang memimpin penegakan kampanye anti-narkoba, mengatakan sebagian besar tersangka yang dibunuh oleh polisi selama kampanye perang anti-narkoba adalah mereka yang melawan dan mengancam nyawa penegak hukum. (Baca: Aksi Koboi Duterte Berantas Narkoba Terinspirasi "Petrus" Soeharto? )

Duterte memberikan perintah kepada Komisaris Biro Bea Cukai Rey Leonardo Guerrero dalam sambutan yang disiarkan televisi dari rapat kabinet tentang pandemi virus corona pada Senin malam.

Guerrero, pensiunan jenderal militer dan mantan kepala staf militer, tidak hadir ketika Duterte berbicara. Namun, presiden mengatakan dia bertemu dengan Guerrero dan dua pejabat lainnya pada Senin pagi di istana presiden di Manila.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved