Rezim Kim Jong-un Akui Lakukan Tes Nuklir Kelima
Jum'at, 09 September 2016 - 13:53 WIB
Rezim Kim Jong-un Akui Lakukan Tes Nuklir Kelima
A
A
A
PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut) akui telah melakukan uji coba nuklir kelima sekaligus mengumumkan jika negara itu kini mampu memasang hulu ledak nuklir pada rudal balistik. Pernyataan ini muncul beberapa jam setelah ledakan kuat terjadi di dekat situs uji coba nuklir rahasia milik negara.
"Standarisasi hulu ledak nuklir akan memungkinkan Korut untuk menghasilkan sesuai dengan kemauannya dan sebanyak keinginannya dengan berbagai ukuran kecil, ringan, dan mampu mendiversifikasi kekuatan kepala nuklir yang jauh lebih besar," bunyi pernyataan rezim Pyongyang ditayangkan di situs kantor berita Korut, KCNA, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/9/2016).
Dalam pernyataannya, Korut menyatakan tidak ada kebocoran bahan nuklir yang terjadi di area uji coba. Korut juga menyatakan tidak ada dampak negatif terhadap lingkungan. Sebuah video yang dirilis Korut tampaknya menunjukkan tempat lokasi tes terjadi dimana sempat menimbulkan gempa tremor.
Sebelumnya, sebuah gempa tremor berkekuatan 5,3 skala Richter dilaporkan terjadi di lokasi tes bom nuklir milik Korut oleh US Geological Survey (USGS). Laporan ini pun memicu spekulasi jika Korut tengah melakukan uji coba nuklir ke lima.
Kabar ini pun dibenarkan oleh Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel). "Setelah melakukan analisis, kita sampai pada kesimpulan, bahwa Korea Utara telah melakukan uji coba nuklir," pernyataan Kementerian Pertahanan Korsel kepada kantor berita Yonhap.
"Standarisasi hulu ledak nuklir akan memungkinkan Korut untuk menghasilkan sesuai dengan kemauannya dan sebanyak keinginannya dengan berbagai ukuran kecil, ringan, dan mampu mendiversifikasi kekuatan kepala nuklir yang jauh lebih besar," bunyi pernyataan rezim Pyongyang ditayangkan di situs kantor berita Korut, KCNA, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/9/2016).
Dalam pernyataannya, Korut menyatakan tidak ada kebocoran bahan nuklir yang terjadi di area uji coba. Korut juga menyatakan tidak ada dampak negatif terhadap lingkungan. Sebuah video yang dirilis Korut tampaknya menunjukkan tempat lokasi tes terjadi dimana sempat menimbulkan gempa tremor.
Sebelumnya, sebuah gempa tremor berkekuatan 5,3 skala Richter dilaporkan terjadi di lokasi tes bom nuklir milik Korut oleh US Geological Survey (USGS). Laporan ini pun memicu spekulasi jika Korut tengah melakukan uji coba nuklir ke lima.
Kabar ini pun dibenarkan oleh Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel). "Setelah melakukan analisis, kita sampai pada kesimpulan, bahwa Korea Utara telah melakukan uji coba nuklir," pernyataan Kementerian Pertahanan Korsel kepada kantor berita Yonhap.
(ian)