ISIS Mengebom Pipa Minyak, Kota di Irak Ini Jadi Gelap

Sabtu, 03 September 2016 - 09:44 WIB
ISIS Mengebom Pipa Minyak,...
ISIS Mengebom Pipa Minyak, Kota di Irak Ini Jadi Gelap
A A A
QAYYARA - Para militan ISIS mengebom pipa dan membakar sumur minyak di Kota Qayyara, Mosul, Irak, yang membuat kota itu menjadi gelap dan jalanan dibanjiri minyak. Tindakan itu mereka lakukan setelah putus asa menghadapi serangan pasukan Irak.

Usai membuat Kota Qayyara jadi gelap dan jalanan dibanjiri minyak, para militan kelompok Islamic State (ISIS) itu melarikan diri. Ulah mereka telah menyebabkan penderitaan bagi warga Qayyara.

Foto-foto situasi Kota Qayyara yang gelap telah disebar warga di media sosial. Beberapa di antaranya menunjukkan kulit warga menghitam. Begitu juga dengan satwa-satwa yang ada di Kota Qayyara atau ada yang menyebutnya Qayyarah.

ISIS Mengebom Pipa Minyak, Kota di Irak Ini Jadi Gelap


Baghdad sudah bersumpah merebut kembali Mosul sebelum akhir tahun ini, sehingga pasukan Irak gencar menyerang ISIS di berbagai kota di wilayah Mosul.

Hilangnya kendali Kota Qayyara merupakan pukulan bagi ISIS, karena kota itu memiliki sekitar 60 sumur minyak yang selama ini jadi sumber pendanaan ISIS.

Sebelum melarikan diri, ISIS selama ini menguras minyak-minyak di Kota Qayyara dan Najma sebanyak 50 truk tanker setiap harinya dan diangkut ke Suriah.

ISIS Mengebom Pipa Minyak, Kota di Irak Ini Jadi Gelap


Selain kondisi kota menjadi gelap, banyak warga Kota Qayyara mengeluhkan bau menyengat dari minyak terbakar yang mengepung kota. Mereka, terutama anak-anak mulai terserang batuk.

Abdel Aziz Saleh, 25, warga Qayyara mendesak Baghdad untuk memadamkan kebakaran di sumur-sumur minyak yang dibakar ISIS secepat mungkin.

”Mereka (ISIS) ‘mencekik’ kami,” katanya. ”Burung-burung, satwa jadi hitam, kulit orang-orang jadi hitam. Hujan gas mengguyur kami di malam hari. Sekarang gas telah mencapai daerah pemukiman,” katanya seperti dikutip Reuters.

ISIS Mengebom Pipa Minyak, Kota di Irak Ini Jadi Gelap


Kementerian Perminyakan Irak mengatakan bahwa mereka tidak berharap untuk melanjutkan produksi minyak dari daerah Qayyara sebelum Irak kembali Mosul dari tangan ISIS. Dua ladang minyak utama, yakni di Qayyara dan Najma selama ini menghasilkan 30.000 barel minyak mentah per hari sebelum diambil alih oleh ISIS.
(mas)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
1 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
1 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
2 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
2 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved