Ledakan di Pusat Olahraga Belgia, 1 Tewas dan 4 Luka
Jum'at, 26 Agustus 2016 - 14:36 WIB
Ledakan di Pusat Olahraga Belgia, 1 Tewas dan 4 Luka
A
A
A
BRUSSELS - Setidaknya satu orang tewas dan sedikitnya empat orang mengalami luka-luka setelah sebuah ledakan kuat terjadi di sebuah pusat olahraga di Belgia. Ledakan tersebut terjadi pada engah malam di kompleks olahraga Chalon di Chimay, di provinsi Hainaut.
Petugas layanan darurat harus menyelamatkan pada korban dari puing-puing bangunan. Jendela dari pusat olahraga Plaine Chalon hancur berantakan dan salah satu sudut bangunan rusak parah seperti dikutip dari London Evening Standard, Jumat (26/8/2016).
Dilaporkan total lima orang berada di dalam gedung saat ledakan terjadi dan polisi mengatakan mereka percaya bahwa kesemuanya telah diselamatkan. Pihak keamanan sempat menutup lokasi kejadian saat petugas pemadam bekerja untuk membersihkan puing dan mengamankan lokasi kejadian.
Ledakan dahsyat tersebut diyakini oleh ledakan gas dan tidak terkait dengan aksi teror. Seperti dikatakan Kepala polisi chimay Pierre Maton bahwa ledakan itu kemungkinan besar telah menjadi ledakan gas. Dia mengatakan penyelidikan penyebabnya masih terus dilakukan.
Maret lalu, seorang pembom bunuh diri melakukan aksinya di bandara Brussels dan stasiun metro menewaskan 32 orang. Selain itu, banyak dari mereka yang melakukan serangan November lalu di Paris, yang menewaskan 130 orang, berbasis di Belgia.
Petugas layanan darurat harus menyelamatkan pada korban dari puing-puing bangunan. Jendela dari pusat olahraga Plaine Chalon hancur berantakan dan salah satu sudut bangunan rusak parah seperti dikutip dari London Evening Standard, Jumat (26/8/2016).
Dilaporkan total lima orang berada di dalam gedung saat ledakan terjadi dan polisi mengatakan mereka percaya bahwa kesemuanya telah diselamatkan. Pihak keamanan sempat menutup lokasi kejadian saat petugas pemadam bekerja untuk membersihkan puing dan mengamankan lokasi kejadian.
Ledakan dahsyat tersebut diyakini oleh ledakan gas dan tidak terkait dengan aksi teror. Seperti dikatakan Kepala polisi chimay Pierre Maton bahwa ledakan itu kemungkinan besar telah menjadi ledakan gas. Dia mengatakan penyelidikan penyebabnya masih terus dilakukan.
Maret lalu, seorang pembom bunuh diri melakukan aksinya di bandara Brussels dan stasiun metro menewaskan 32 orang. Selain itu, banyak dari mereka yang melakukan serangan November lalu di Paris, yang menewaskan 130 orang, berbasis di Belgia.
(ian)