Intelijen AS: Rusia Bangun Puluhan Bunker Senjata Nuklir

Selasa, 16 Agustus 2016 - 07:43 WIB
Intelijen AS: Rusia...
Intelijen AS: Rusia Bangun Puluhan Bunker Senjata Nuklir
A A A
WASHINGTON - Para pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkap bahwa Rusia sedang membangun puluhan bunker komando senjata nuklir di Moskow dan banyak wilayah di Rusia. Langkah Rusia itu dianggap sebagai gerak cepat dalam memodernisasi angkatan strategis militer utama Moskow.

Pembangunan puluhan bunker komando senjata nuklir Rusia sudah berlangsung beberapa tahun. Pengungkapan intelijen AS itu muncul setelah komandan Komando AS-Eropa Jenderal Curtis Scaparrotti, baru-baru ini memperingatkan bahwa Rusia telah mengadopsi doktrin penggunaan nuklir yang dia sebut ”mengkhawatirkan”.

”Jelas bahwa Rusia memodernisasi kekuatan strategis,” kata Scaparrotti dalam sebuah konferensi yang disponsori oleh Komando Strategis AS.

”Doktrin Rusia menyatakan bahwa senjata nuklir taktis dapat digunakan dalam skenario respons konvensional,” lanjut Scaparrotti. ”Ini mengkhawatirkan dan menggarisbawahi mengapa kekuatan nuklir negara kita dan NATO terus menjadi komponen penting dari pencegahan.”

Mark Schneider, seorang mantan pejabat kebijakan nuklir Pentagon, mengatakan strategi baru Keamanan Nasional Rusia, yang dipublikasikan pada bulan Desember lalu juga membahas peningkatan pertahanan sipil terhadap serangan nuklir. Menurutnya, hal itu menjadi indikasi bahwa Moskow sedang mempersiapkan perang nuklir.

”Rusia bersiap-siap untuk perang besar yang mereka asumsikan akan pergi (ke perang) nuklir, dengan mereka meluncurkan serangan pertama,” kata Schneider, yang sekarang aktif di Institut Nasional untuk Kebijakan Publik, sebuah think tank yang berbasis di Virginia, sebagaimana dikutip dari Washington Free Beacon, Selasa (16/8/2016).

”Kami tidak serius mempersiapkan perang besar, apalagi perang nuklir,” imbuh dia.

Selain itu, para pejabat Rusia telah mengeluarkan ancaman serangan nuklir. ”Banyak hal yang mereka katakana, yang mereka lakukan berhubungan dengan ancaman nuklir dan warfighting nuklir,” ujar Schneider.

Pemerintah maupun militer Rusia belum menanggapi laporan intelijen AS soal pembangunan puluhan bunker komando senjata nuklir di Moskow dan banyak wilayah lain di Rusia.

Namun, beberapa rincian tentang bunker komando senjata nuklir Rusia sebenarnya pernah diulas singkat oleh media Rusia yang dikelola negara. Laporan itu menyebut bahwa bunker yang sedang dibangun di Moskow sebagai bagian dari penumpukan pasukan strategis.

Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan pada Januari bahwa komando dan kontrol sistem modern akan dikirimkan ke pasukan strategis tahun ini. Sistem ini dijelaskan oleh media Rusia RIA-Novosti sebagai generasi kelima dari komando dan kontrol sistem.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
38 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
1 jam yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
1 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
2 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
3 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved