Rusia Sebut Pemberontak Suriah Gunakan Bom Racun di Aleppo

Kamis, 04 Agustus 2016 - 01:27 WIB
Rusia Sebut Pemberontak...
Rusia Sebut Pemberontak Suriah Gunakan Bom Racun di Aleppo
A A A
MOSKOW - Departemen Pertahanan (Dephan) Rusia mengatakan pemberontak dari kelompok pemberontak Suriah yang dianggap moderat oleh Washington bertanggung jawab atas serangan bom racun di Aleppo. Serangan tersebut menewaskan 7 orang dan melukai 23 orang lainnya.

"Pada 2 Agustus 2016 pukul 19:05 militan dari kelompok Harakat Nour al-Din al-Zenki, yang dianggap oleh Washington sebagai 'oposisi moderat', meluncurkan bahan beracun dari distrik Sukkari menuju bagian timur Aleppo," kata Dephan Rusia dalam pernyataannya.

Dephan Rusia menambahkan bahwa wilayah tersebut berada di bawah kendali kelompok pemberontak dan roket tersebut diarahkan ke distrik Salah Eddin yang merupakan daerah perumahan."Moskow telah memberitahukan Washington terkait penggunaan roket beracun pada hari Senin," kata kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia di Syriah, Sergey Chvarkov seperti dikutip dari laman Russia Today, Kamis (4/8/2016).

Dalam pernyataan itu, pejabat militer Rusia menambahkan bahwa teroris di daerah tersebut menghambat upaya penduduk setempat yang mencoba melarikan diri dari bagian timur yang dilanda perang kota.

"Teroris berusaha untuk mencegah penduduk dari melarikan diri dari bagian timur kota Aleppo yang terbaik yang mereka bisa, mengancam akan menembak warga sipil atau publik mengeksekusi mereka. Ada laporan bahwa anak-anak dan perempuan yang sedang berubah menjadi pelaku bom bunuh diri untuk melakukan tindakan teroris," kata Chvarkov.

Menurut Pusat Rekonsiliasi Rusia, situasi di Aleppo tetap sulit. "Serangan roket yang diluncurkan dari wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak masih sering terjadi. Gerilyawan menembakkan peluncur roket dan mortir buatan sendiri di pusat perbelanjaan Castello, di wilayah Ansar dan al Hadher serta distrik Leramon," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
2 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
3 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
4 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
6 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
8 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
8 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved