Setelah Gereja Prancis, ISIS Ancam Serang Inggris dan AS
Kamis, 28 Juli 2016 - 02:45 WIB
Setelah Gereja Prancis, ISIS Ancam Serang Inggris dan AS
A
A
A
LONDON - Kelompok ISIS mengancam akan menyerang gereja di London, Inggris, dan di Amerika Serikat (AS). Ancaman yang disuarakan melalui Telegram ini muncul setelah serangan terhadap gereja di Prancis yang menewaskan empat orang, termasuk pelaku.
Pesan di Telegram itu disertai gambar yang jadi simbol kota-kota utama di Inggris dan AS. Pesan itu telah dipublikasikan di situs pemantau terorisme, SITE.
Salah satu gambar menunjukkan Patung Liberty New York dilalap api tapi dengan judul ”Washington soon” yang berarti “Washington segera”.
Polisi kontra-teror Inggris telah memberikan perhatian khusus terhadap gereja-gereja di seluruh Inggris di tengah kekhawatiran serangan serupa.
“Setelah peristiwa baru-baru di Prancis, kami mengulangi seruan keamanan terhadap tempat-tempat ibadah Kristen dan seruan khusus ini telah beredar hari ini (kemarin),” kata Asisten Wakil Komisaris Kepolisian Metropolitan London, Neil Basu.
”Kami juga mengambil kesempatan ini untuk mengingatkan mereka untuk meninjau pengaturan keamanan sebagai tindakan pencegahan,” lanjut dia, yang dikutip Daily Mirror, semalam.
Menurutnya, tidak ada informasi dari intelijen secara khusus terkait ancaman terhadap gereja-gereja di Inggris.
”Namun, seperti yang telah kita lihat, Daesh (ISIS) dan kelompok teroris lainnya telah menargetkan kelompok Kristen, Yahudi dan lainnya di Barat. Ancaman terorisme tetap tidak berubah, kami mengimbau masyarakat untuk waspada,” lanjut dia.
Pesan di Telegram itu disertai gambar yang jadi simbol kota-kota utama di Inggris dan AS. Pesan itu telah dipublikasikan di situs pemantau terorisme, SITE.
Salah satu gambar menunjukkan Patung Liberty New York dilalap api tapi dengan judul ”Washington soon” yang berarti “Washington segera”.
Polisi kontra-teror Inggris telah memberikan perhatian khusus terhadap gereja-gereja di seluruh Inggris di tengah kekhawatiran serangan serupa.
“Setelah peristiwa baru-baru di Prancis, kami mengulangi seruan keamanan terhadap tempat-tempat ibadah Kristen dan seruan khusus ini telah beredar hari ini (kemarin),” kata Asisten Wakil Komisaris Kepolisian Metropolitan London, Neil Basu.
”Kami juga mengambil kesempatan ini untuk mengingatkan mereka untuk meninjau pengaturan keamanan sebagai tindakan pencegahan,” lanjut dia, yang dikutip Daily Mirror, semalam.
Menurutnya, tidak ada informasi dari intelijen secara khusus terkait ancaman terhadap gereja-gereja di Inggris.
”Namun, seperti yang telah kita lihat, Daesh (ISIS) dan kelompok teroris lainnya telah menargetkan kelompok Kristen, Yahudi dan lainnya di Barat. Ancaman terorisme tetap tidak berubah, kami mengimbau masyarakat untuk waspada,” lanjut dia.
(mas)