UE Kecam 'Operasi Pembersihan' Ala Erdogan

Jum'at, 22 Juli 2016 - 04:43 WIB
UE Kecam Operasi Pembersihan...
UE Kecam 'Operasi Pembersihan' Ala Erdogan
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) mengecam kebijakan yang diambil oleh Turki pasca kudeta berdarah yang terjadi pada akhir pekan lalu. Menurut UE, kebijakan Turki terhadap sistem pendidikan, pengadilan, dan media tidak dapat diterima.

Dalam sebuah pernyataan, Perwakilan Tinggri Federica Mogherini dan Komisaris Johannes Hahn mengatakan mereka sangat prihatin dengan keputusan Turki untuk menyatakan keadaan darurat. Menurut mereka, Pemerintah Turki telah melangkah terlalu jauh untuk mendapatkan kekuasaan dengan mengeluarkan dekrit, seperti dikutip dari laman BBC, Jumat (22/7/2016).

Dua pejabat tinggi EU itu pun mendesak Presiden Recep Tayyep Erdogan untuk menghormati aturan hukum, hak dan kebebasan. Mereka juga memperingatkan Turki atas keputusan Ankara untuk menangguhkan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. Mereka mengatakan Konvensi itu harus tetap berlaku.

Ribuan orang telah dipecat atau ditangkap setelah kudeta berdarah yang gagal. Ribuan tentara, termasuk jenderal berpangkat tinggi, ditangkap bersama dengan anggota kehakiman. Lebih dari 50 ribu pegawai negeri juga telah ditangkap, dipecat atau di non aktifkan

Selain itu sebanyak 600 sekolah ditutup, akademisi dilarang ke luar negeri dan warga asing yang menjadi rektor di universitas dipaksa untuk mengundurkan diri. Media Turki juga mengabarkan jika pemerintah telah mencabut izin 34 wartawan.

Presiden Erdogan menyatakan upaya kudeta kepada ulama sekaligus tokoh oposisi Fethullah Gulen dalang dari kudeta tersebut. Namun Gulen, yang berada di pengasingannya di Amerika Serikat (AS), membantah terlibat dalam upaya kudeta itu.
(ian)
Berita Terkait
Insiden Sofagare, Turki...
Insiden Sofagare, Turki Bantah Kucilkan Presiden Komisi Eropa
Turki Tegaskan Tidak...
Turki Tegaskan Tidak akan Tunduk pada 'Ancaman' UE
Diabaikan selama 24...
Diabaikan selama 24 Tahun, Turki Tidak Lagi Tertarik Menjadi Anggota Uni Eropa
UE Depak Turki dari...
UE Depak Turki dari Daftar Perjalanan Aman, Ankara Kesal
Uni Eropa Tolak Terapkan...
Uni Eropa Tolak Terapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
45 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
2 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
2 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
3 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
4 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved