UE Depak Turki dari Daftar Perjalanan Aman, Ankara Kesal

Rabu, 01 Juli 2020 - 21:34 WIB
loading...
UE Depak Turki dari...
Turki menyatakan kekecewaan kepada Uni Eropa atas keputusannya untuk melanjutkan larangan bepergian terhadap warga negara Turki di tengah wabah virus Corona. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Turki menyatakan "kekecewaan" kepada Uni Eropa (UE) atas keputusannya untuk melanjutkan larangan bepergian terhadap warga negara Turki di tengah wabah virus Corona. UE hanya mengizinkan masuk warga dari 15 negara dan selain Turki, Amerika Serikat (AS) juga tidak masuk dalam daftar tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Hami Aksoy menyampaikan kekhawatiran Ankara atas tidak termasuk Turki dalam daftar 15 negara yang diizinkan melakukan perjalanan ke negara-negara UE.

( Baca juga: Uni Eropa Depak Amerika Serikat dari Daftar Perjalanan Aman )

"Upaya, tindakan, dan pencapaian Turki yang dibuat untuk membendung wabah virus Corona sudah jelas," kata Aksoy dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (1/7/2020).

"Keputusan ini seharusnya diambil dengan kriteria objektif dan sambil mempertimbangkan keberhasilan negara itu, yang dikutip sebagai contoh oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan komunitas internasional," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved