Uni Eropa Tolak Terapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki
Jum'at, 11 Desember 2020 - 22:01 WIB
loading...
Para pemimpin UE bertemu di kantor pusat UE di Brussels. Foto/REUTERS
A
A
A
BRUSSELS - Tawaran Uni Eropa (UE) untuk "agenda positif" dengan Turki tetap dibahas. Pernyataan itu diungkapkan para pemimpin Eropa setelah pertemuan di Brussel.
Dalam pernyataan bersama, para pemimpin mengkritik kegiatan eksplorasi energi Turki di Mediterania Timur, tetapi tidak menyerukan sanksi ekonomi yang berat pada Ankara.
"Dewan Eropa menegaskan kembali kepentingan strategis Uni Eropa dalam pengembangan hubungan kerjasama dan saling menguntungkan dengan Turki," ungkap para pemimpin UE itu.
"Tawaran untuk agenda positif UE-Turki tetap di atas meja, asalkan Turki menunjukkan kesiapan mempromosikan kemitraan sejati dengan Uni Eropa dan Negara Anggotanya serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan sesuai hukum internasional," papar para pemimpin UE. (Baca Juga: Jepang Perpanjang Misi Pertahanan Timur Tengah selama Setahun)
Mereka mengatakan peningkatan kerja sama antara UE dan Turki dapat mencakup ekonomi dan perdagangan, kontak antar masyarakat, pertemuan dialog tingkat tinggi, dan kerjasama berkelanjutan dalam masalah migrasi. (Lihat Infografis: Pertama dalam Sejarah AS, Kapal Induk Nuklir Dipimpin Perempuan)
Dalam pernyataan bersama, para pemimpin mengkritik kegiatan eksplorasi energi Turki di Mediterania Timur, tetapi tidak menyerukan sanksi ekonomi yang berat pada Ankara.
"Dewan Eropa menegaskan kembali kepentingan strategis Uni Eropa dalam pengembangan hubungan kerjasama dan saling menguntungkan dengan Turki," ungkap para pemimpin UE itu.
"Tawaran untuk agenda positif UE-Turki tetap di atas meja, asalkan Turki menunjukkan kesiapan mempromosikan kemitraan sejati dengan Uni Eropa dan Negara Anggotanya serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan sesuai hukum internasional," papar para pemimpin UE. (Baca Juga: Jepang Perpanjang Misi Pertahanan Timur Tengah selama Setahun)
Mereka mengatakan peningkatan kerja sama antara UE dan Turki dapat mencakup ekonomi dan perdagangan, kontak antar masyarakat, pertemuan dialog tingkat tinggi, dan kerjasama berkelanjutan dalam masalah migrasi. (Lihat Infografis: Pertama dalam Sejarah AS, Kapal Induk Nuklir Dipimpin Perempuan)
Lihat Juga :