Hentikan Kekerasan Rasial, Myanmar Bentuk Gugus Tugas Khusus

Jum'at, 15 Juli 2016 - 21:35 WIB
Hentikan Kekerasan Rasial,...
Hentikan Kekerasan Rasial, Myanmar Bentuk Gugus Tugas Khusus
A A A
YANGON - Pemerintah Myanmar bakal menindak ekstrimis Budha sebagai langkah untuk menghentikan ketegangan etnis dan agama pasca dibakarnya dua masjid. Paska pembakaran ini, puluhan warga Muslim melarikan diri dari desa mereka dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah Myanmar meluncurkan gugus tugas untuk mencegah aksi protes yang diwarnai dengan kekerasan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan kekerasan agama yang lebih luas, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/7/2016).

Presiden Myanmar, Htin Kyaw dalam sebuah pernyataan mengatakan, gugus tugas itu tidak hanya melawan demonstran yang melakukan tindak kekerasan, tetapi juga menyelediki siapa pun yang menghasut untuk melakukan kekerasan.

Sementara itu, Kantor Penasehat Negara yang ditempati Suu Kyi akhirnya angkat bicara atas permasalahan ini. Seperti diketahui, pemenang Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi berada dalam gelombang kritik dari aktivis hak asasi manusia dan pengacara atas sikap diamnya terhadap para pelaku penyerangan terhadap minoritas Muslim.

"Kami tidak ingin mengganggu protes yang berjalan damai, tapi kami tidak mengizinkan kekerasan saat melakukan protes," kata juru bicara Kantor Penasehat Negara, Zaw Htay.

Sedangkan sebuah badan yang ditunjuk pemerintah untuk mengawasi rahib Budha Myanmar, Komite Negara Sangha Maha Nayaka, mengeluarkan pernyataan pekan ini dengan mengatakan tidak pernah mendukung kelompok nasionalis dan anti Muslim Ma Ba Tha.
(ian)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
1 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
2 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
3 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
4 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
5 jam yang lalu
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
6 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved