Diprotes Jepang, China Mengaku Kapalnya Tak Melanggar Hukum
Rabu, 15 Juni 2016 - 22:21 WIB
Diprotes Jepang, China Mengaku Kapalnya Tak Melanggar Hukum
A
A
A
BEIJING - Kementerian Pertahanan China mengatakan kapal perang China telah menghormati rezim hukum internasional ketika memasuki wilayah perairan teritorial Jepang.
"Selat Tokara adalah sebuah selat teritorial yang digunakan untuk pelayaran internasional. Hal ini sesuai dengan asas kebebasan navigasi Konvensi PBB tentang Hukum Laut, terkait kapal perang China yang berlayar melalui selat itu," kata Kementerian Pertahanan China, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (15/6/2016).
Sebelumnya, Tokyo mengungkapkan keprihatinannya setelah jet Jepang melihat sebuah kapal intelijen China bernavigasi di sebuah selat dekat dengan pulau Jepang, Kuchinoerabu.
Insiden ini adalah yang kedua kalinya. Pekan lalu, pemerintah Jepang memanggil Dubes China untuk menyampaikan protes saat kapal perang China berlayar dekat Kepulauan Senkaku. Wilayah yang berada di Laut China Timur menjadi rebutan Tokyo dan Beijing.
"Selat Tokara adalah sebuah selat teritorial yang digunakan untuk pelayaran internasional. Hal ini sesuai dengan asas kebebasan navigasi Konvensi PBB tentang Hukum Laut, terkait kapal perang China yang berlayar melalui selat itu," kata Kementerian Pertahanan China, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (15/6/2016).
Sebelumnya, Tokyo mengungkapkan keprihatinannya setelah jet Jepang melihat sebuah kapal intelijen China bernavigasi di sebuah selat dekat dengan pulau Jepang, Kuchinoerabu.
Insiden ini adalah yang kedua kalinya. Pekan lalu, pemerintah Jepang memanggil Dubes China untuk menyampaikan protes saat kapal perang China berlayar dekat Kepulauan Senkaku. Wilayah yang berada di Laut China Timur menjadi rebutan Tokyo dan Beijing.
(ian)