Setelah Berseteru, China Ingin Kerjasama Militer dengan Indonesia

Jum'at, 27 Mei 2016 - 10:24 WIB
Setelah Berseteru, China...
Setelah Berseteru, China Ingin Kerjasama Militer dengan Indonesia
A A A
BEIJING - China menginginkan kerjasama militer atau pertahanan dengan Indonesia secara lebih dalam serta memperkuat kerjasama soal isu bilateral dan multilateral. Niat itu muncul setelah China dan Indonesia belum lama ini terlibat perseteruan di Natuna, Laut China Selatan.

Menteri Pertahanan China, Chang Wanquan, menyampaikan keinginan untuk kerjasama pertahanan itu kepada Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu.

Pada bulan Maret, Indonesia berusaha untuk menahan sebuah kapal pukat China yang dituduh menangkap ikan di zona ekonomi eksklusif Indonesia di Laut China Selatan. Tindakan Indonesia itu memicu aksi pasukan penjaga pantai China.

China saat itu bersikeras kapal pukat tersebut beroperasi di perairan tradisional milik China.

Indonesia tidak terlibat dalam klaim saingan dengan China atas kawasan Laut China Selatan. Indonesia justru ingin menjadi “penengah” dalam perselisihan antara China dengan Filipina, Malaysia dan Brunei.

Pertemuan Menteri Pertahanan Indonesia dan China berlangsung di Vientiane, Laos. Chang Wanquan mengatakan bahwa dia berharap China dan Indonesia memperdalam kerjasama dan pertukaran pragmatis serta mempromosikan hubungan militer kedua pihak.

“Jadi dua negara berkembang besar di Asia, China dan Indonesia telah selaras dalam strategi pengembangan dan memiliki prospek luas untuk berkerjasama,” demikian laporan kantor berita China, Xinhua, hari Jumat (27/5/2016) mengutip pernyataan Chang Wanquan kepada Ryamizard Ryacudu.

“Chang juga membuat jelas sikap China yang konsisten pada isu Laut China Selatan,” lanjut laporan Xinhua.


China telah mengklaim hampir seluruh kawasan Laut China Selatan yang kaya energi, di mana lebih dari USD5 triliun dihasilkan dari kawasan itu setiap tahunya dari sektor lalu lintas kapal perdagangan dunia. Namun, Filipina, Brunei, Vietnam, Malaysia dan Taiwan juga memiliki klaim yang tumpang tindih di kawasan yang sama.
(mas)
Berita Terkait
2 Negara Tetangga Indonesia...
2 Negara Tetangga Indonesia Ini Berani Menggertak China
Apakah Indonesia Berbatasan...
Apakah Indonesia Berbatasan dengan Laut China Selatan? Ini Jawabannya
Media China Sentil Indonesia...
Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan
Konflik Laut China Selatan...
Konflik Laut China Selatan Memanas, Hak Indonesia Atas ZEE Sesuai Hukum 1982
China dan Rusia Gelar...
China dan Rusia Gelar Latihan Perang Bersama di Perairan yang Berbatasan Langsung Indonesia
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Tandatangani Pakta Pertahanan dengan Kanada
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
55 menit yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
4 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
5 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
8 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved