Aleppo Luluh Lantak Diklaim Kemenangan Assad, AS Tersinggung

Jum'at, 06 Mei 2016 - 10:50 WIB
Aleppo Luluh Lantak...
Aleppo Luluh Lantak Diklaim Kemenangan Assad, AS Tersinggung
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tersinggung dan mengutuk pernyataan Presiden Suriah Bashar Al-Assad soal kemenangannya atas Kota Aleppo yang luluh lantak setelah berhari-hari dibombardir.

AS mendesak Rusia sebagai sekutu Assad untuk mengerahkan pengaruhnya guna menghentikan permusuhan di Kota Aleppo. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mencatat sudah ratusan orang tewas selama Aleppo digempur oleh serangan udara selama lebih dari sepekan.

Sehari setelah dimulainya gencatan senjata sementara, termasuk di Aleppo, Assad mengirim telegram kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Isi telegram itu, Assad menyatakn kemenangan pasukannya di titik akhir dan berhasil “menghancurkan agresi” oleh pemberontak di Aleppo.
Telegram dari Assad itu dilaporkan oleh media Pemerintah Suriah.

Kami meminta Rusia untuk segera menangani pernyataan yang benar-benar tidak dapat diterima ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner, dalam briefing hari Kamis.


Ini jelas merupakan upaya Assad untuk mendorong agenda, tapi itu adalah kewajiban dari Rusia untuk menegaskan pengaruhnya pada rezim untuk mempertahankan penghentian permusuhan,” lanjut Toner, seperti dikutip Reuters, Jumat (6/5/2016).

Kami berdiri dengan pernyataan kami bahwa (penghentian permusuhan) mulai berlaku 4 Mei pukul 00.01 waktu Damaskus. Mengapa rezim (Suriah) mengatakan sebaliknya, Anda harus meminta mereka (patuhi gencatan senjata). Mungkin memiliki masalah koordinasi di lapangan. Saya tidak memiliki penjelasan yang jelas selain itu,” imbuh Toner.


Toner mencatat bahwa penghentian permusuhan di Goutha timur dekat Damaskus dan Latakia awalnya berakhir untuk periode 48 jam, namun kemudian diperpanjang.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
46 menit yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
1 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
2 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
3 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
3 jam yang lalu
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved