Rusia Boikot KTT Nuklir di Washington, AS Kebingungan

Rabu, 30 Maret 2016 - 11:52 WIB
Rusia Boikot KTT Nuklir...
Rusia Boikot KTT Nuklir di Washington, AS Kebingungan
A A A
WASHINGTON - Rusia memilih memboikot KTT Keamanan Nuklir yang berlangsung di Washington, Amerika Serikat (AS), Kamis (31/3/2016) besok. Langkah Rusia itu membuat para pejabat AS kebingungan dan khawatir mengingat Rusia sebagai salah satu pemilik senjata nuklir terbesar di dunia.


Puluhan pemimpin dunia dan para delegasi tingkat tinggi telah berkumpul di Washington untuk menghadiri KTT Keamanan Nuklir. KTT itu membahas solusi untuk melindungi bahan nuklir dari pencurian oleh kelompok teroris.


Pejabat Departemen Luar Negeri AS untuk Perjanjian Pengawasan Senjata, Gottemoeller, mengaku kebingungan dan khawatir dengan langkah Rusia yang menolak hadir.


”Terus terang, kami menggaruk kepala kita sedikit,” ujar Gottemoeller, dalam briefing di Washington.


Analis nuklir dan pertahanan diArms Control Association (ACA) Kingston Reif juga menyangkan aksi pemboikotan Rusia.”Keputusan Rusia untuk tidak menghadiri, pasti menjadi perhatian,” kata Reif. ACA merupakan organisasi riset yang berbasis di Washington.


”Ini tidak seperti Rusia yang telah memutuskan bahwa keamanan bahan nuklir bukanlah sesuatu yang harus difokuskan, atau sesuatu yang tidak lagi dibutuhkan secara serius,” kritik Reif.


"Tapi pada saat yang sama itu menimbulkan pertanyaan tentang Rusia, kesediaannya bergerak maju, untuk mencari (solusi) guna bekerja dengan negara-negara lain, termasuk AS untuk memastikan bahwa teroris tidak bisa mendapatkan bahan radiologi,” lanjut Reif.


Gedung Putih menganggap pemboikotan itu akan membuat Rusia "melewatkan keberuntungan". ”Terus terang, semua yang mereka lakukan adalah mengisolasi diri dengan tidak berpartisipasi karena mereka telah berada di masa lalu,” kata Ben Rhodes, Wakil Penasehat Keamanan Nasional Gedung Putih, seperti dikutip Reuters.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, sebelumnya mengatakan bahwa KTT di Washington mengganggu organisasi internasional seperti Badan Energi Atom Internasional dan Badan Pengawas Nuklir PBB.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
44 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
56 menit yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved