Muncul di Video Propaganda ISIS, Jurnalis Inggris Ledek AS
Sabtu, 19 Maret 2016 - 22:16 WIB
Muncul di Video Propaganda ISIS, Jurnalis Inggris Ledek AS
A
A
A
LONDON - ISIS merilis video propaganda terbarunya dengan menampilkan wartawan perang asal Inggris, John Cantile. Cantile yang ditangkap ISIS pada tahun 2012, dalam video tersebut mengolok-olok upaya Amerika Serikat (AS) memerangi ISIS.
"Setelah 20 bulan dan 5 miliar dolar, Amerika telah berhasil menghancurkan kios media ISIS. Jika ini adalah apa yang Obama maksud tentang melemahkan dan akhirnya menghancurkan ISIS, jelas jalan yang ditempuhnya masih panjang," kata Cantile dalam video dengan latar belakang puing-puing bangunan yang hancur dikutip dari Metro, Sabtu (19/3/2016).
"Dan kau tahu apa yang benar-benar menakjubkan, mengingat jumlah uang yang dihabiskan AS dalam perang ini. Itu hanya digunakan dalam upaya menghancurkan sebuah gubuk kecil seperti ini, di tengah-tengah Mosul," katanya. Kemunculan Cantile menimbulkan dugaan jika video tersebut dibuat di kota Mosul, Irak.
Keterampilan Cantile sebagai wartawan telah dimanfaatkan oleh ISIS dalam upaya membangun kredibilitas terhadap video propaganda buatan mereka, termasuk serial berjudul Lend Me Your Ears. Serial ini terakhir dirilis pada bulan November 2014.
Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan akan memeriksa isi dari video propaganda tersebut. Sedangkan sejumlah pihak menyuarakan keprihatinannya atas keterlibatan Cantile dalam video propaganda ISIS. Mereka meyakini jika itu bukanlah keinginan Cantile mengingat ia hanyalah seorang sandera.
"Setelah 20 bulan dan 5 miliar dolar, Amerika telah berhasil menghancurkan kios media ISIS. Jika ini adalah apa yang Obama maksud tentang melemahkan dan akhirnya menghancurkan ISIS, jelas jalan yang ditempuhnya masih panjang," kata Cantile dalam video dengan latar belakang puing-puing bangunan yang hancur dikutip dari Metro, Sabtu (19/3/2016).
"Dan kau tahu apa yang benar-benar menakjubkan, mengingat jumlah uang yang dihabiskan AS dalam perang ini. Itu hanya digunakan dalam upaya menghancurkan sebuah gubuk kecil seperti ini, di tengah-tengah Mosul," katanya. Kemunculan Cantile menimbulkan dugaan jika video tersebut dibuat di kota Mosul, Irak.
Keterampilan Cantile sebagai wartawan telah dimanfaatkan oleh ISIS dalam upaya membangun kredibilitas terhadap video propaganda buatan mereka, termasuk serial berjudul Lend Me Your Ears. Serial ini terakhir dirilis pada bulan November 2014.
Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan akan memeriksa isi dari video propaganda tersebut. Sedangkan sejumlah pihak menyuarakan keprihatinannya atas keterlibatan Cantile dalam video propaganda ISIS. Mereka meyakini jika itu bukanlah keinginan Cantile mengingat ia hanyalah seorang sandera.
(ian)