Media Dibungkam, Rusia Kecam Sikap Turki
Sabtu, 05 Maret 2016 - 23:12 WIB
Media Dibungkam, Rusia Kecam Sikap Turki
A
A
A
MOSKOW - Rusia meminta Turki untuk mematuhi kebebasan berbicara sesuai dengan hukum Eropa dan internasional. Rusia pun meminta agar negara-negara Barat untuk bereaksi atas sikap represif Turki terhadap pers.
"Kami yakin jika persoalan ini membutuhkan ketelitian dan tinjauan yang tidak memihak oleh Dewan Eropa dan OSCE (Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa)," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, seperti dikutip dari Sputniknews, Sabtu (5/3/2016).
Zakharova kemudian menunjuk penolakan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi untuk melepaskan dua wartawan senior Cumhurriyet dan serangan terhadap harian oposisi dan outlet lain di bawah Media Grup Feza.
"Kami berharap bahwa mitra Barat kami akan menolak kekhawatiran Ankara yang menjengkelkan. Hal itu seharusnya menjadi tutuntan yang harus dipenuhi sesuai dengan komitmen Eropa dan dunia internasional dalam hal kebebasan berekspresi dan media," kata Zakharova.
Sikap tidak bersahabat pemerintah Turki terhadap wartawan dan pembatasan kebebasan berbicara telah dikritik oleh masyarakat internasional, termasuk PBB, Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan organisasi Reporters Without Borders (RSF).
"Kami yakin jika persoalan ini membutuhkan ketelitian dan tinjauan yang tidak memihak oleh Dewan Eropa dan OSCE (Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa)," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, seperti dikutip dari Sputniknews, Sabtu (5/3/2016).
Zakharova kemudian menunjuk penolakan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi untuk melepaskan dua wartawan senior Cumhurriyet dan serangan terhadap harian oposisi dan outlet lain di bawah Media Grup Feza.
"Kami berharap bahwa mitra Barat kami akan menolak kekhawatiran Ankara yang menjengkelkan. Hal itu seharusnya menjadi tutuntan yang harus dipenuhi sesuai dengan komitmen Eropa dan dunia internasional dalam hal kebebasan berekspresi dan media," kata Zakharova.
Sikap tidak bersahabat pemerintah Turki terhadap wartawan dan pembatasan kebebasan berbicara telah dikritik oleh masyarakat internasional, termasuk PBB, Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan organisasi Reporters Without Borders (RSF).
(ian)