Ribuan Tentara AS dan Korsel Bersiap Latihan Menginvasi Korut

Selasa, 23 Februari 2016 - 08:42 WIB
Ribuan Tentara AS dan...
Ribuan Tentara AS dan Korsel Bersiap Latihan Menginvasi Korut
A A A
SEOUL - Lebih dari 90 ribu pasukan Korea Selatan (Korsel) dan 15 ribu tentara Amerika Serikat (AS) bersiap menggelar latihan militer simulasi invasi terhadap Korea Utara (Korut).

Simulasi itu digelar setelah rezim Pyongyang yang dipimpin Kim Jong-un meluncurkan roket jarak jauh dan menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen awal tahun ini.

Operasi tahun ini akan melibatkan pemulihan fasilitas utama yang terletak jauh di sepanjang jalan dekat perbatasan Korut,” kata seorang pejabat senior pertahanan di Seoul kepada Korea Herald.

(Baca: Korut Tembaki Perbatasan, Korsel Minta Warga Mengungsi)

Skenario akan mencakup operasi pasukan khusus yang dikerahkan ke daerah-daerah di perbatasan yang berdekatan dengan China dan Rusia,” lanjut pejabat itu, yang menekankan bahwa pasukan akan diperlukan untuk menutup konflik dan menghindari eskalasi dengan pendukung Korut di Moskow dan Beijing.


Jumlah pasukan Korsel yang terlibat dalam latihan militer yang akan dimulai pada tanggal 7 Maret 2016 nanti, sebanyak 1,5 kali lebih besar dibanding latihan serupa tahun lalu.

Latihan gabungan Korsel dan AS ini masih mengadopsi format yang bernama Key Resolve” atau “Foal Eagle”.

Seoul telah bersikeras bahwa latihan militer gabungan nanti diawasi oleh PBB. Para pejabat Korsel telah gusar oleh manuver dari rezim Kim Jong-un.

Peristiwa baru-baru di sini telah membuat orang-orang Korsel merasa tidak aman, terutama perkembangan sedikit pesat dari program nuklir dan rudal Korut, sehingga latihan ini adalah tanda jaminan Washington, dari sekutu,” kata Rah Jong-Yil, mantan kepala intelijen Korsel kepada The Telegraph.


(Baca juga: Media Korut Sebut Presiden Korea Selatan "Pelacur Tua")


Kedua Korea telah terlibat perang kata-kata yang kian sengit. Media Pemerintah Korut kemarin telah menghina Presiden Korsel, Park Geun-hye, dengan menyebutnya sebagai “pelacur tua" yang hanya memuaskan AS.

Penghinaan secara vulgar dalam headline media Korut itu muncul setelah Presiden Park memperingatkan bahwa rezim Kim Jong-un harus mengubah sikapnya atau akan runtuh. Presiden Park juga menuduh rezim Kim Jong-un sebagai “pemerintahan teror ekstrem”.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
28 menit yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
1 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
5 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
6 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
7 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
8 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved