Migran Remaja Tikam Wanita Cantik Swedia hingga Tewas

Selasa, 26 Januari 2016 - 09:28 WIB
Migran Remaja Tikam...
Migran Remaja Tikam Wanita Cantik Swedia hingga Tewas
A A A
MOLNDAL - Seorang remaja pencari suaka yang tinggal di pusat pengungsian di Swedia ditangkap atas dugaan membunuh wanita cantik Swedia. Migran berusia 15 tahun asal Libanon itu menikam Alexandra Mezher, 22, yang bekerja sebagai karyawan di fasilitas pengungsian tersebut.

Pembunuhan itu terjadi di wilayah Molndal, pantai barat Swedia. Mezher meninggal di rumah sakit akibat luka tusuk.


Polisi belum merilis rincian apapun tentang tersangka, termasuk asal kebangsaan dan motif pembunuhan itu. Namun, laporan media setempat menyebut tersangka merupakan migran asal Libanon.

Kami sedang berhadapan dengan lebih dari insiden seperti ini sejak kedatangan banyak pengungsi dari luar negeri,” kata juru bicara polisi setempat, Thomas Fuxborg, seperti dikutip Sputnik, Selasa (26/1/2016).

Swedia telah berjuang melawan ancaman kekerasan seiring dengan masuknya migran dan pencari suaka. Menurut Badan Migrasi Swedia, jumlah ancaman dan insiden kekerasan di fasilitas suaka naik dari 148 insiden pada tahun 2014 menjadi 322 insiden pada tahun lalu.

Komisaris Polisi Nasional, Dan Eliasson, telah meminta 4.100 petugas tambahan dan staf pendukung untuk membantu mengatasi masalah terorisme, melakukan deportasi migran dan untuk patroli di fasilitas suaka.


Kami dipaksa untuk menanggapi berbagai gangguan di pusat-pusat penerimaan suaka. Di beberapa tempat, kami membutuhkan sumber daya yang signifikan dari petugas polisi,” kata Eliasson.


Serangan pembakaran terhadap tempat penampungan suaka di Swedia telah melonjak. Setidaknya dua lusin pusat penampungan pencari suaka hancur atau rusak akibat kebakaran pada tahun 2015. Hal ini jelas bahwa situasi migran adalah ketegangan yang besar. Hal ini telah menjadi jelas bahwa situasi sudah benar-benar tidak berkelanjutan,” kata Direktur Serikat Polisi, Lena Nitz.
(mas)
Berita Terkait
Ledakan di Beirut Jadi...
Ledakan di Beirut Jadi Titik Balik Perubahan Libanon
Peringatan 50 Tahun...
Peringatan 50 Tahun Tahta Raja Swedia Carl Gustaf
Aksi Demonstrasi Berlangsung...
Aksi Demonstrasi Berlangsung Ricuh di Libanon
Kota di Swedia Berencana...
Kota di Swedia Berencana Dirikan 'Masjid Paling Utara di Dunia'
Tersangka Meninggal,...
Tersangka Meninggal, Jaksa Hentikan Penyelidikan Pembunuhan PM Swedia
Dewan Kristen Swedia...
Dewan Kristen Swedia Kecam Pembakaran Al Quran
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
43 menit yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
8 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
9 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved