Polisi Agama Saudi Dituduh Pakai Foto Porno untuk Jebak Penjahat

Sabtu, 07 November 2015 - 11:22 WIB
Polisi Agama Saudi Dituduh...
Polisi Agama Saudi Dituduh Pakai Foto Porno untuk Jebak Penjahat
A A A
RIYADH - Surat kabar Makkah menuduh Komite Perlindungan Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan atau yang dikenal sebagai Polisi Agama Arab Saudi menggunakan foto-foto porno untuk menjebak para tersangka penjahat melalui percakapan online.

Menurut surat kabar itu, Biro Investigasi dan Penuntutan di Provinsi Asir, Arab Saudi, telah memperingatkan Polisi Agama di wilayahnya untuk menghentikan menjebak tersangka kriminal melalui dunia maya dengan menggunakan foto-foto cabul.

”Mereka juga memperingatkan Polisi Agam untuk tetap ketat dengan ketentuan aturan pidana yang ditetapkan oleh hukum,” bunyi laporan surat kabar itu.

Investigasi Biro Asir diberitahu oleh tersangka yang ditangkap Polisi Agama, bahwa percakapan mereka secara online tidak diprakarsai oleh mereka. Tetapi melalui orang asing yang menghendaki pertemuan setelah percakapan online.

Selain itu, mereka mengaku dikirimi foto-foto cabul oleh orang asing yang bersikeras ingin bertemu mereka secara pribadi. Ketika mereka setuju, mereka terkejut karena ditangkap dalam operasi yang dilakukan Polisi Agama Saudi.

Mereka menuduh semua itu cara Polisi Agama. Mereka awalnya berpikir itu ulah warga sipil, namun mereka kemudian ragu jika warga sipil yang mengirim gambar-gambar asusila ke mereka.

Dalam menanggapi tuduhan itu, juru bicara resmi Polisi Agama Saudi, Turki al-Shalil, menulis respons bantahan.”Kami membahas semua IT dan kegiatan kriminal secara etis sesuai dengan hukum dan aturan yang ditetapkan oleh peraturan pidana sesuai standar,” katanya, seperti dikutip Al Arabiya, semalam.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah muncul laporan dari surat kabar Makkah, Shalil juga mengatakan bahwa Polisi Agama menyangkal memiliki phishing dan software spyware yang pernah digunakan dalam memantau tersangka kriminal yang tidak sesuai dengan hukum.

Tak sekadar menyangkal, Polisi Agama juga menggugat surat kabar Makkah dan surat kabar Marsad atas laporan yang menuduh Polisi Agama menyalahgunakan kekuasaan. Polisi Agama menuduh balik bahwa laporan dua surat kabar itu palsu.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
34 menit yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
1 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
2 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
3 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
4 jam yang lalu
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved