Snowden Bicara AS Biang Kelahiran ISIS dan Skandal Drone Papers

Sabtu, 07 November 2015 - 08:39 WIB
Snowden Bicara AS Biang...
Snowden Bicara AS Biang Kelahiran ISIS dan Skandal Drone Papers
A A A
MOSKOW - Whistleblower NSA, Edward Joseph Snowden, berbicara blak-blakan soal negaranya, Amerika Serikat (AS) sebagai biang kemunculan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dia mengatakannya dalam wawancara dengan wartawan koran Dagens Nyheter Swedia, Lena Sundström dan Lotta Härdelin di sebuah hotel di Moskow.

“Tidak ada ISIS sampai kita mulai membom negara-negara ini (Irak dan Timur Tengah). Ancaman terbesar yang kita hadapi di wilayah tersebut lahir dari kebijakan kami sendiri,” kata Snowden.

“AS berpikir pada tingkat emosional, bukan pada tingkat kecerdasan,” sindir bekas kontraktor Badan Keamanan Nasional (NSA) AS itu. ”Karena meluncurkan respon langsung yang tidak masuk akal,” lanjut dia, seperti dikutip Russia Today, semalam.

Snowden sampai saat ini masih bersembunyi di Moskow, Rusia, karena jadi buron intelijen AS setelah dia membocorkan penyadapan global NSA yang membuat AS malu.

Snowden juga mengungkap dokumen rahasia AS yang dikenal dengan nama “Drone Papers”, yakni serangan drone AS yang ngawur karena tidak mengenai teroris tapi warga sipil. Dokumen yang pernah diterbitkan The Intercept pada bulan Oktober lalu mengungkapkan bahwa sembilan dari sepuluh orang yang tewas oleh pesawat AS bukanlah target yang dimaksudkan.

Menurut Snowden Washington tidak menargetkan individu dengan drone, tetapi berdasarkan ponsel. ”Dan mereka tidak tahu apakah teroris memegang telepon ataukah ibunya yang memegangnya. Dan inilah mengapa begitu banyak serangan drone salah sasaran, mengapa begitu banyak pernikahan yang tertabrak,” katanya mengacu pada serangan drone AS yang banyak menyasar warga sipil.

“Ketika saya melihat ‘Drone Papers’, tidak ada pertanyaan dalam pikiran saya bahwa ini adalah cerita keamanan yang paling penting tahun ini," katanya. “Program drone menciptakan lebih banyak teroris daripada membunuhnya.”
(mas)
Berita Terkait
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
AS Samakan Tentara Bayaran...
AS Samakan Tentara Bayaran Rusia Wagner Group dengan ISIS
Rusia Ungkap Bagaimana...
Rusia Ungkap Bagaimana AS Memfasilitasi Pembentukan Kelompok Teror Seperti ISIS
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
21 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved