Ibu Militan Al-Shabab asal Inggris Berharap Putranya Dibakar di Neraka

Senin, 12 Oktober 2015 - 12:00 WIB
Ibu Militan Al-Shabab...
Ibu Militan Al-Shabab asal Inggris Berharap Putranya Dibakar di Neraka
A A A
LONDON - Seorang ibu di Inggris mengaku lega mendengar kabar putranya yang jadi militan kelompok Al-Shabab di Kenya sudah tewas. Ibu itu justru berharap putranya dibakar di neraka karena tindakannya dianggap sebagai kejahatan.

Ibu bernama Sally itu menceritakan kemarahannya ketika putranya yang bernama Thomas Evans telah melarikan diri dari Inggris empat tahun silam dan memilih bergabung dengan kelompok radikal Al-Shabab di Kenya.

Sejak bergabung dengan kelompok radikal itu, Evans mengubah namanya menjadi Abdul Hakim. ”Dibakar di neraka atas kejahatannya,” ujar Sally ketika ditanya harapan tentang putranya itu.

Kelompok Al-Shabab pernah membantai lebih dari 70 orang ketika melakukan penyanderaan massal di mal Nairobi tahun 2013.

Evans sejatinya bercita-cita menjadi insinyur listrik untuk layanan marinir Inggris. Tapi, ibunya kaget ketika putranya itu mengubah mimpi menjadi bagian dari kelompok ekstremis yang berbuat kejahatan termasuk pembunuhan.

Evans dilaporkan tewas pada bulan Juni 2015 dalam baku tembak dengan tentara Kenya ketika dia berusaha menyerbu pangkalan militer Kenya. Kematiannya direkam para militan Al-Shabab, di mana dia memeluk militan lain dan berdoa.

Perasaan Sally hancur melihat foto putranya yang tak bernyawa diunggah di Twitter dengan kondisi tubuhnya berlumuran darah. “Membayangkan menemukan kematian anak Anda di Twitter dan hancur dan lega pada saat yang sama,” katanya.

”Hancur karena anak Anda tewas setelah dicuci otaknya untuk mengejar pembunuhan. Tapi lega karena kematian anak Anda berarti bahwa ia tidak bisa lagi menyakiti orang yang tidak bersalah,” kata Sally, seperti dikutip Daily Mail, Senin (12/10/2015).
(mas)
Berita Terkait
18 Negara Afrika Jajahan...
18 Negara Afrika Jajahan Inggris dan Faktor Pendorongnya
Suku Kenya Tuntut Inggris...
Suku Kenya Tuntut Inggris Rp2.000 Triliun Atas Kejahatan Era Kolonial
Banjir Landa Kenya di...
Banjir Landa Kenya di Tengah Pandemi Corona, 194 Tewas
Gadis 12 Tahun di Kenya...
Gadis 12 Tahun di Kenya Menikah dengan 2 Pria dalam Sebulan
Somalia Putuskan Hubungan...
Somalia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Kenya
Pasukan Somalia-Kenya...
Pasukan Somalia-Kenya Baku Tembak di Perbatasan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
34 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved