Koran Jerman: Serangan Rusia di Suriah Pukulan bagi AS

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 20:59 WIB
Koran Jerman: Serangan...
Koran Jerman: Serangan Rusia di Suriah Pukulan bagi AS
A A A
BERLIN - Surat kabar Jerman, Handelsblatt, menulis laporan yang meyebut serangan Rusia di Suriah untuk memerangi ISIS telah menjadi pukulan bagi reputasi Amerika Serikat (AS).

Menurut media Jerman itu, Presiden Rusia Vladimir Putin sudah merusak harga diri dari Pemerintah AS dan sekutunya, di mana operasi militer sekutu AS di Suriah selama ini kurang efisien.

”Hal ini menjadi semakin jelas bahwa Barat tidak bisa menyelesaikan krisis dengan cara yang sama, mereka itu tidak bisa menyelesaikan konflik lain di wilayah ini. Di Irak atau Afghanistan, atau di Libya. Intervensi (AS) justru lebih memberikan kontribusi terhadap kekacauan,” bunyi laporan koran Jerman tersebut, Jumat (2/10/2015).

Lebih lanjut, media Jerman itu menyindir Barat yang dianggap sudah berhasil ditipu Presiden Rusia Vladimir Putin. Pemimpin Kremlin itu berhasil menunjukkan diri bertindak secara independen dan tidak memerlukan “mandat” dari negara-negara Barat atas kebijakan luar negerinya.

Sebaliknya, surat kabar tersebut mengkritik Barat yang tidak becus membereskan krisis Suriah dalam waktu empat tahun terakhir. Sedangkan manuver Putin kali ini berhasil mencerminkan kelemahan AS dan NATO.

Pujian terhadap Putin sebelumnya juga diungkapkan politikus AS, Mitt Romney, yang menyebut Putin berhasil mencundangi Presiden Obama setelah Kremlin melakukan serangan di wilayah Suriah. (Baca: Serangan di Suriah, Putin Dinilai Sukses Pecundangi Obama)

Romney yang merupakan bekas Gubernur Massachusetts mengatakan bahwa Putin telah “mengungguli” Obama dalam memerangi kelompok ISIS di negeri Bashar al-Assad.”Rusia mempersulit keadaan sekarang. Dan Rusia telah mencundangi kami, sekali lagi,” kata Romney dalam acara Washington Ideas Forum.

”Saya pikir kebijakan luar negeri Presiden (Barack Obama) telah menjadi bencana,” ucap Romney. ”Anda mungkin menyukai presiden untuk banyak alasan. Retorikanya melonjak, tapi hasilnya sudah sangat mengecewakan, dan dalam hal kebijakan luar negeri, itu bencana,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Tentara Rusia Rebut...
Tentara Rusia Rebut Bradley Amerika Serikat dan Tank Leopard 2 Jerman
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
2 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
2 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
3 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved