Media Prancis: Ada Anggota ISIS Nyamar Jadi Pengungsi
Kamis, 10 September 2015 - 20:59 WIB
Media Prancis: Ada Anggota ISIS Nyamar Jadi Pengungsi
A
A
A
PARIS - Sebuah media di Prancis menurunkan laporan yang menyebut adanya anggota ISIS telah berhasil menyusup ke negara itu dengan menyamar sebagai pengungsi. Ia diduga akan melakukan aksi teror di Inggris.
Surat kabar Prancis, La Voix du Nord melaporkan, salah seorang anggota ISIS menyelinap masuk ke negara itu bersama rombongan pencari suaka yang bermukim di kamp pengungsi Calais dan saat ini tengah diburu oleh pihak kepolisian.
"Seorang anggota ISIS diyakini berada di Calais dan saat ini sedang diburu oleh pihak kepolisian," bunyi berita yang diturunkan oleh La Voix du Nord seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (10/9/2015).
Menurut media tersebut, pihak kepolisian Prancis telah mengantongi identitas anggota ISIS tersebut dan telah mengkategorikan perburuan terhadapnya dalam tingkatan S, yang berarti dianggap sebagai ancaman potensial terhadap negara.
"Dia meninggalkan Suriah pada akhir bulan Agustus dan berharap bisa mencapai Inggris, dimana ia bermaksud untuk melakukan tindakan teroris. Dia menjadi orang yang sangat dicari dan dianggap sebagai ancaman negara," demikian laporan tersebut.
Laporan yang diturunkan oleh media ini berbanding terbalik dengan pernyataan pihak kepolisan yang menyatakan tidak ada tersangka teroris yang bersembunyi diantara ribuan pengungsi yang tinggal di Calais. Laporan itu berdasarkan hasil pemantauan dan pengumpulan data operasi intelijen yang dilakukan oleh 40 detektif di dalam dan di sekitar pelabuhan Prancis.
Saat ini ada sekitar 3.500 imigran asal Asia dan Afrika yang tinggal di kamp pengungsi yang berada di pinggiran kota dan 120 wanita serta anak-anak tinggal di kamp musim panas anak-anak dengan akomodasi yang memadai.
Surat kabar Prancis, La Voix du Nord melaporkan, salah seorang anggota ISIS menyelinap masuk ke negara itu bersama rombongan pencari suaka yang bermukim di kamp pengungsi Calais dan saat ini tengah diburu oleh pihak kepolisian.
"Seorang anggota ISIS diyakini berada di Calais dan saat ini sedang diburu oleh pihak kepolisian," bunyi berita yang diturunkan oleh La Voix du Nord seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (10/9/2015).
Menurut media tersebut, pihak kepolisian Prancis telah mengantongi identitas anggota ISIS tersebut dan telah mengkategorikan perburuan terhadapnya dalam tingkatan S, yang berarti dianggap sebagai ancaman potensial terhadap negara.
"Dia meninggalkan Suriah pada akhir bulan Agustus dan berharap bisa mencapai Inggris, dimana ia bermaksud untuk melakukan tindakan teroris. Dia menjadi orang yang sangat dicari dan dianggap sebagai ancaman negara," demikian laporan tersebut.
Laporan yang diturunkan oleh media ini berbanding terbalik dengan pernyataan pihak kepolisan yang menyatakan tidak ada tersangka teroris yang bersembunyi diantara ribuan pengungsi yang tinggal di Calais. Laporan itu berdasarkan hasil pemantauan dan pengumpulan data operasi intelijen yang dilakukan oleh 40 detektif di dalam dan di sekitar pelabuhan Prancis.
Saat ini ada sekitar 3.500 imigran asal Asia dan Afrika yang tinggal di kamp pengungsi yang berada di pinggiran kota dan 120 wanita serta anak-anak tinggal di kamp musim panas anak-anak dengan akomodasi yang memadai.
(esn)