Presiden Yaman Tuding Iran Lakukan Ekspansi
Senin, 31 Agustus 2015 - 16:57 WIB
Presiden Yaman Tuding Iran Lakukan Ekspansi
A
A
A
KHARTOUM - Presiden Yaman yang diasingkan, Abedrabbo Mansur Hadi mengatakan, pasukannya yang saat ini sedang bertempur menghadapi pemberontak Houthi, sesungguhnya tengah berjuang untuk menghentikan ekspansi Iran di wilayah itu.
"Kami saat ini berperang untuk menghentikan ekspansi Iran di wilayah kami," ujar Hadi saat konferensi pers usai bersua dengan sejawatnya asal Sudan, Omar al-Bashir, seperti dikutip dari AFP, Senin (31/8/2015). "Ekspansi Iran kini sedang terjadi di Irak, Suriah, dan Lebanon," tambahnya.
Pernyataan itu dikeluarkan untuk menanggapi serangkaian serangan yang dilakukan oleh pasukan koalisi pimpian Arab Saudi terhadap kelompok pemberontak Haouthi yang diduga mendapat dukungan dari Iran. Saat ini, bala tentara pro pemerintah tengah mempersiapkan serangan ke ibukota Sanaa.
Hadi mengungkapkan, pasukan pemberontak telah memberikan perlawanan dalam beberapa pekan terakhir. "Sekarang ada beberapa provinsi dimana pertempuran masih berlangsung. Ada pertempuran di Taez, Ibb, Hodeida, dan Marib," katanya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Sudan, Omar al-Bashir berjanji akan memberikan bantuan kepada warga Yaman untuk belajar dan dokter-dokter asal Sudan sudah berada di Aden untuk merawat para warga yang cedera.
Pada bulan Maret lalu, pemberontak Haouthi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh, merebut Aden dan memaksa Hadi untuk mengungsi setelah berhasil melarikan diri dari tahanan rumah di Sanaa.
Ia kemudian melarikan diri ke Riyadh, Arab Saudi yang kemudian menjadi pelopor terbentuknya koalisi Arab untuk menggempur pasukan pemberontak Houthi.
"Kami saat ini berperang untuk menghentikan ekspansi Iran di wilayah kami," ujar Hadi saat konferensi pers usai bersua dengan sejawatnya asal Sudan, Omar al-Bashir, seperti dikutip dari AFP, Senin (31/8/2015). "Ekspansi Iran kini sedang terjadi di Irak, Suriah, dan Lebanon," tambahnya.
Pernyataan itu dikeluarkan untuk menanggapi serangkaian serangan yang dilakukan oleh pasukan koalisi pimpian Arab Saudi terhadap kelompok pemberontak Haouthi yang diduga mendapat dukungan dari Iran. Saat ini, bala tentara pro pemerintah tengah mempersiapkan serangan ke ibukota Sanaa.
Hadi mengungkapkan, pasukan pemberontak telah memberikan perlawanan dalam beberapa pekan terakhir. "Sekarang ada beberapa provinsi dimana pertempuran masih berlangsung. Ada pertempuran di Taez, Ibb, Hodeida, dan Marib," katanya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Sudan, Omar al-Bashir berjanji akan memberikan bantuan kepada warga Yaman untuk belajar dan dokter-dokter asal Sudan sudah berada di Aden untuk merawat para warga yang cedera.
Pada bulan Maret lalu, pemberontak Haouthi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh, merebut Aden dan memaksa Hadi untuk mengungsi setelah berhasil melarikan diri dari tahanan rumah di Sanaa.
Ia kemudian melarikan diri ke Riyadh, Arab Saudi yang kemudian menjadi pelopor terbentuknya koalisi Arab untuk menggempur pasukan pemberontak Houthi.
(esn)