Jual Harta, Kakek Asal Inggris Nekat ke Irak Melawan ISIS

Senin, 10 Agustus 2015 - 17:14 WIB
Jual Harta, Kakek Asal...
Jual Harta, Kakek Asal Inggris Nekat ke Irak Melawan ISIS
A A A
LONDON - Seorang kakek berusia 53 tahun asal Inggris, Jim Atherton, menjual mobil, sepeda motor dan perahu, kemudiannekat terbang ke Irak untuk melawan ISIS. Dia rela meninggalkan keluarganya di Tyne and Wear, Inggris, dan siap mati demi melawan ISIS.

Dengan modal £18 ribu dia memperenjati diri dengan berbagai senapan, termasuk AK-47, amunisi dan seragam. Kakek tua itu ingin membuat cucunya bangga mengetahui dirinya bersedia mati untuk berperang melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Setelah meninggalkan istri dan tiga anaknya, Atherton terbang ke Timur Tengah untuk bergabung dengan Dwekh Nawsha, organisasi milisi Kristen yang dibentuk secara sukarela untuk melawan ISIS. Di dalam organisasi itu, dia bukan orang asing satu-satunya. Ada juga beberapa warga Eropa, Amerika Serikat dan Australia yang ikut bergabung.

Atherton yang merupakan putra mantan tentara itu mangaku terdorong untuk pergi ke Timur Tengah agar bisa melawan kelompok radikal. Saudaranya, Sean, juga telah tewas dalam perang di Irak tahun 2006.

“Ini sesuatu yang saya rasa harus saya lakukan. Saya ingin cucu-cucu saya tahu benar tentang saya,” katanya kepada The Sun, yang dilansir Senin (10/8/2015). Atherton memutuskan niatnya itu sejak bulan April 2015. Namun, 12 bulan sebelumnya dia mengumpulkan semua hartanya untuk dijual.

Dalam perjalananya itu, Atherton mulai terbang dari Newcastle ke Amsterdam, sebelum terbang ke Turki. Dari Turki, dia menyeberang ke Erbil, Irak, untuk bergabung di markas Dwekh Nawsha di Dohuk, sebelah utara Mosul, Irak

Atherton juga pernah menuliskan pesan di Facebook sebelum menjalankan misi beraninya tersebut. ”Orang-orang melihat saya untuk siapa saya, dan masa lalu tidak masalah selama Anda meminta ampunan Tuhan. Ya saya melakukan itu dan di sinilah saya sekarang,” tulis dia.

”Saya bukan prajurit terlatih, bahkan tidak cukup fit untuk melangkah ke toko-toko, tapi saya tahu dengan datang ke sini saya bisa bermanfaat untuk seseorang,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
1 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
2 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
2 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
3 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
3 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
3 jam yang lalu
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved