Damai, AS-Kuba Sepakat Kembali Buka Kedutaan

Rabu, 01 Juli 2015 - 19:03 WIB
Damai, AS-Kuba Sepakat...
Damai, AS-Kuba Sepakat Kembali Buka Kedutaan
A A A
WASHINGTON - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kuba terus menerus membaik, setelah kedua negara memutuskan untuk kembali membangun hubungan diplomatik. AS dan Kuba sempat putus hubungan diplomatik selama kurang lebih setengah abad.

Sebagai bagian dari perbaikan hubungan diplomatik, kedua negara membahas mengenai pembukaan kembali kedutaan di kedua negara, AS di Havana dan Kuba di Washington. Setelah sempat terjadi kebuntuan, AS dan Kuba akhirnya telah mencapai kata sepakat dalam pembukaan kembali kedutaan tersebut.

Menurut keterangan seorang sumber diplomatik AS, seperti dilansir Sky News pada Rabu (1/7/2015), kesepakatan ini adalah hasil kerja keras yang dimulai oleh kedua negara sejak Desember 2014 lalu. Dirinya menyebut kesepakatan ini merupakan langkah bersejarah.

"Ini adalah langkah besar menuju berakhirnya dekade Perang Dingin, yang penuh dengan permusuhan," kata sumber tersebut dalam kondisi anonim. Sumber itu juga menyebut, kesepakatan ini merupakan "pelumas" bagi normalisasi hubungan kedua negara.

Keputusan perbaikan hubungan kedua negara sendiri pada awalnya terbilang mengejutkan. Pasalnya, AS dan Kuba diketahui sebagai rival besar di kawasan Amerika, dan bahkan AS sempat memasukan Kuba kedalam daftar hitam negara penyokong kegiatan terorisme.

Namun, setelah sepakat berdamai, AS langsung mencabut Kuba dari dalam daftar hitam tersebut. Ini juga dilakukan sebagai bentuk keseriusan AS yang ingin berdamai dengan negara yang dipimpin oleh keluarga Castro tersebut.
(esn)
Berita Terkait
China Memata-matai Amerika...
China Memata-matai Amerika Serikat dari Kuba, Ini Reaksi Biden
Kuba: AS Lakukan Kampanye...
Kuba: AS Lakukan Kampanye Kotor Terhadap Bantuan Medis Kami
Kedubesnya Diberondong...
Kedubesnya Diberondong Tembakan, Kuba Salahkan Trump
AS Pertimbangkan Masukkan...
AS Pertimbangkan Masukkan Kembali Kuba ke Daftar Negara Sponsor Teroris
Hadapi Invasi Militer...
Hadapi Invasi Militer AS, Presiden Kuba: Akan Ada Pertumparah Darah
Kembali Dimasukan Dalam...
Kembali Dimasukan Dalam Daftar Negara Pendukung Teroris, Kuba Sebut AS Munafik
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
7 menit yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
1 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
4 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved