AS dan China Bersaing Bikin Senjata Hipersonik Menakutkan

Kamis, 04 Juni 2015 - 08:58 WIB
AS dan China Bersaing...
AS dan China Bersaing Bikin Senjata Hipersonik Menakutkan
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan China sedang bersaing untuk membuat senjata hipersonik yang menakutkan. AS, misalnya kini sedang membangun pesawat baru yang dapat melesat lebih dari 6.100 km/jam sambil membawa rudal mematikan.

Pesawat hipersonik AS itu sedang dikerjakan oleh Angkatan Udara AS dan Defense Advanced Projects Research Agency (DARPA). Kecepatan pesawat yang mereka rancang diklaim lima kali dari kecepatan suara.

Pesawat baru itu akan mengikuti jejak pesawat jet X-51 Waverider, yang berhasil melakukan perjalanan dengan kecepatan hipersonik pada Mei 2013.

Kepala Ilmuwan Angkatan Udara AS, Mica Endsley mengatakan kepada military.com bahwa, pesawat hipersonik itu siap digunakan pada 2023. Sampai saat ini, pesawat Waverider masih memegang rekor dunia untuk penerbangan hipersonik terpanjang.

Sedangkan senjata hipersonik yang dibuat China adalah rudal jelajah hipersonik. Rudal ini, seperti dilaporkan Washington Free Beacon, mampu melesat hingga 12.250 km/jam. Rudal ini dilaporkan mampu menerobos benteng pertahanan AS.

“China menunjukkan banyak kemampuan di daerah ini,” kata Endsley. ”Keuntungan dari (senjata) hipersonik tidak hanya itu tentang kecepatan, tapi itu bisa pergi untuk jarak yang jauh,” katanya lagi, sebagaimanan dilansir news.com.au, Kamis (4/6/2015).

China belum mengkonfirmasi laporan itu. Hubungan AS dan China sendiri saat ini sedang memanas. Hal itu dipicu klaim Laut China Selatan oleh Beijing yang diprotes AS dan negara-negara sekutunya di Asia. Terakhir, pesawat mata-mata tercanggih AS, Poseidon P-8 A didepak Angkatan Laut China dari Laut China Selatan setelah memata-matai proyek reklamasi Beijing di kawasan sengketa itu.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
33 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved