Jenderal AS: Rusia Lakukan Aktivitas Udara yang Tidak Aman di Suriah

Selasa, 25 April 2023 - 12:30 WIB
loading...
Jenderal AS: Rusia Lakukan...
Jenderal AS: Rusia Lakukan Aktivitas Udara yang Tidak Aman di Suriah. FOTO/Reuters
A A A
DAMASKUS - Amerika Serikat (AS) masih terus melihat aktivitas udara yang tidak aman dan tidak profesional dari pesawat-pesawat Rusia di Suriah . Hal itu diungkapkan seorang jenderal AS.

“Kami terus melihat aktivitas udara yang tidak aman dan tidak profesional dari Rusia,” kata Mayor Jenderal Matthew McFarlane kepada wartawan selama panggilan telepon untuk membahas perang melawan ISIS di Irak dan Suriah.



McFarlane, yang memimpin koalisi melawan ISIS, mengatakan, militer AS menggunakan hotline dekonfliksi dengan Rusia untuk mengurangi risiko yang meningkat akibat aktivitas mengganggu Rusia.

Namun, dia mengatakan, koalisi anti-ISIS tetap berkomitmen dan fokus pada misi. “Ini memastikan bahwa kita dapat melakukan itu tanpa hambatan oleh pemain yang berbeda di medan perang yang mungkin berusaha membuat kita frustrasi,” lanjut McFarlane, seperti dikutip dari Al Arabiya.

Jenderal AS itu memuji kemajuan yang dibuat dalam perang melawan ISIS, yang katanya telah dikalahkan secara militer dan tidak memiliki wilayah. Ideologi mereka tetap “tidak dibatasi”, dan kelompok teroris berusaha menyusun kembali dan melanjutkan serangan mereka di wilayah tersebut dan di seluruh dunia.

“Namun berkat [upaya dan mitra koalisi kami], kami telah melihat penurunan dramatis dalam aktivitas dan efektivitas ISIS di seluruh wilayah operasi kami,” katanya.



Washington telah bermitra dengan Pasukan Demokrat Suriah, yang telah kehilangan ribuan pejuang dalam perang melawan ISIS, untuk melawan kelompok ekstremis tersebut. Turki, sekutu utama NATO, telah frustrasi dengan kemitraan ini dan berulang kali menyerang para pejuang yang didukung AS.

Pasukan Turki juga telah membom sasaran Kurdi di Suriah dan Irak, menghubungkan serangan ini dengan tanggapan yang diperlukan untuk serangan bom November di Istanbul. Turki menyalahkan milisi Kurdi karena melakukan serangan itu, yang dibantah keras oleh Kurdi.

Dan awal bulan ini, Turki dilaporkan berada di balik serangan terhadap konvoi dengan seorang pejabat Kurdi terkemuka, ditemani oleh personel AS. Tidak ada yang terluka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Idul Fitri Minggu atau...
Idul Fitri Minggu atau Senin? Mahkamah Agung Arab Saudi Minta Umat Islam Lihat Hilal pada Sabtu
AS Kirim Kapal Induk...
AS Kirim Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah, Perang Besar Akan Meletus?
Putin Surati Pemimpin...
Putin Surati Pemimpin Baru Suriah, Apa Isinya?
Siapa Massad Boulos?...
Siapa Massad Boulos? Arsitek Kebijakan Donald Trump di Timur Tengah
Saat Mencoba Bangkit...
Saat Mencoba Bangkit di Timur Tengah, tapi Pasukan AS dan Irak Berhasil Bunuh Pemimpin Operasi Global ISIS
5 Alasan Turki bisa...
5 Alasan Turki bisa Jadi Pemimpin NATO jika AS Keluar
Negara-negara di Dunia...
Negara-negara di Dunia dengan Durasi Puasa Ramadan Tersingkat dan Terlama
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Gempa Tembus 3000 Orang, Pemimpin Junta Militer Tinggalkan Myanmar
Daftar Lengkap Negara...
Daftar Lengkap Negara Dikenakan Tarif Masuk oleh Trump, Paling Tinggi Kamboja 49 Persen
Rekomendasi
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
5 Oleh-oleh Khas Cianjur...
5 Oleh-oleh Khas Cianjur yang Wajib Dibawa saat Arus Balik Mudik Lebaran
Duel Jon Jones vs Tom...
Duel Jon Jones vs Tom Aspinall: Pujian Lawas Kontra Keraguan
Berita Terkini
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
1 jam yang lalu
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
1 jam yang lalu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
2 jam yang lalu
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
4 jam yang lalu
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
5 jam yang lalu
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
5 jam yang lalu
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved