10 Cabang ISIS di Dunia Selain ISIS-K, Semua Aktif Tebar Teror
Selasa, 17 Januari 2023 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
Informasi yang disampaikan EUAA (European Union Agency for Asylum) menyebut bahwa Boko Haram terpecah menjadi 2 kubu pada tahun 2016.
Kubu pertama adalah kelompok JAS (Jama’atu Ahlis Sunna Lidda’adati wal-Jihad) pimpinan Abubakar Shekau, sedangkan kubu kedua bernama Negara Islam Afrika Barat atau ISIS-WA.
Kubu ini dipimpin oleh Abu Musab al Barnawi. Hal spesifik mengenai ISIS-WA, fokus serangan dari kelompok ini adalah mereka yang bukan beragama Islam sehingga dicap kafir.
ISIS-WA sudah melakukan berbagai serangan militer dan sangat aktif di wilayah perbatasan Nigeria dan negara bagian Yobe.
4. ISIS-Libya
Gerakan Islamic State Libya mulai terlihat pada tahun 2014. Pengaruh ISIS sebenarnya sudah terlihat sejak tahun 1980-an, di mana beberapa pejuang yang baru saja kembali dari Suriah, membentuk Dewan Syura Pemuda Islam dan menyatakan kesetiaannya kepada ISIS.
Seiring berjalannya waktu, ISIS-Libya terus berkembang dan melakukan berbagai serangan mematikan di negara tersebut.
Pada 27 Januari 2015, sekelompok orang bersenjata melakukan penyerbuan ke sebuah hotel mewah di Tripoli.
Akibatnya, ada 10 orang tewas mengenaskan dalam peristiwa kelam tersebut. Setelah itu, pihak ISIS mengaku bertanggung jawab atas kasus itu.
5. ISIS-Yaman
ISIS juga ada di Yaman, namun eksistensinya sudah melemah dalam beberapa tahun belakangan ini. Anggota ISIS-Yaman melakukan serangkaian teror berskala kecil, namun tidak sampai menguasai wilayah di negara tersebut.
Melansir laporan lembaga think tank, Critical Threats, kebangkitan organisasi Islamic State (IS) di Yaman terjadi pada tahun 2014 dan 2015.
Kala itu, Yaman sedang berada dalam kondisi Perang Saudara, yang dipandang sebagai momentum penting IS untuk muncul.
Para pemimpin IS di Irak dan Suriah sangat mendukung gerakan ISIS-Yaman secara langsung, pada periode Perang Saudara tersebut.
6. ISIS-Irak
Peristiwa mengerikan terjadi di Baghdad, Irak, pada Januari 2021. Bom bunuh diri meledak di wilayah tersebut dan menewaskan puluhan orang.
Militan ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam hal tersebut. Beberapa bulan setelahnya, pasukan militer Irak menangkap Sami Jasim yang merupakan kepala keuangan ISIS, sekaligus eks wakil pimpinan ISIS. Serangan ini menggambarkan bahwa ISIS ada dan berkembang di Irak.
7. ISIS-Suriah
Kubu pertama adalah kelompok JAS (Jama’atu Ahlis Sunna Lidda’adati wal-Jihad) pimpinan Abubakar Shekau, sedangkan kubu kedua bernama Negara Islam Afrika Barat atau ISIS-WA.
Kubu ini dipimpin oleh Abu Musab al Barnawi. Hal spesifik mengenai ISIS-WA, fokus serangan dari kelompok ini adalah mereka yang bukan beragama Islam sehingga dicap kafir.
ISIS-WA sudah melakukan berbagai serangan militer dan sangat aktif di wilayah perbatasan Nigeria dan negara bagian Yobe.
4. ISIS-Libya
Gerakan Islamic State Libya mulai terlihat pada tahun 2014. Pengaruh ISIS sebenarnya sudah terlihat sejak tahun 1980-an, di mana beberapa pejuang yang baru saja kembali dari Suriah, membentuk Dewan Syura Pemuda Islam dan menyatakan kesetiaannya kepada ISIS.
Seiring berjalannya waktu, ISIS-Libya terus berkembang dan melakukan berbagai serangan mematikan di negara tersebut.
Pada 27 Januari 2015, sekelompok orang bersenjata melakukan penyerbuan ke sebuah hotel mewah di Tripoli.
Akibatnya, ada 10 orang tewas mengenaskan dalam peristiwa kelam tersebut. Setelah itu, pihak ISIS mengaku bertanggung jawab atas kasus itu.
5. ISIS-Yaman
ISIS juga ada di Yaman, namun eksistensinya sudah melemah dalam beberapa tahun belakangan ini. Anggota ISIS-Yaman melakukan serangkaian teror berskala kecil, namun tidak sampai menguasai wilayah di negara tersebut.
Melansir laporan lembaga think tank, Critical Threats, kebangkitan organisasi Islamic State (IS) di Yaman terjadi pada tahun 2014 dan 2015.
Kala itu, Yaman sedang berada dalam kondisi Perang Saudara, yang dipandang sebagai momentum penting IS untuk muncul.
Para pemimpin IS di Irak dan Suriah sangat mendukung gerakan ISIS-Yaman secara langsung, pada periode Perang Saudara tersebut.
6. ISIS-Irak
Peristiwa mengerikan terjadi di Baghdad, Irak, pada Januari 2021. Bom bunuh diri meledak di wilayah tersebut dan menewaskan puluhan orang.
Militan ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam hal tersebut. Beberapa bulan setelahnya, pasukan militer Irak menangkap Sami Jasim yang merupakan kepala keuangan ISIS, sekaligus eks wakil pimpinan ISIS. Serangan ini menggambarkan bahwa ISIS ada dan berkembang di Irak.
7. ISIS-Suriah
Lihat Juga :