Profil Ayatollah Ruhollah Khomeini, Imam Syiah Pendiri Republik Islam Iran
Senin, 16 Januari 2023 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
Namanya semakin mencuat ketika melakukan penentangan terhadap penguasa Iran saat itu, Mohammad Reza Shah Pahlavi. Kecaman ini terkait program modernisasi agresif yang dikenal sebagai Revolusi Putih di tahun 1960.
Revolusi tersebut mencakup peningkatan emansipasi wanita, pengurangan pendidikan agama, hingga beberapa aturan yang dianggap dapat merusak ekonomi pedesaan.
Sebab itulah yang membuat Ayatollah Ruhollah Khomeini cukup vokal menjadi pengkritik program Syah dan disebut menjadi dalang di balik kerusuhan antipemerintah.
Menurut BBC, Khomeini ditangkap dinas keamanan Syah karena menentang rezim pro-Barat di tahun 1962.
Kemudian pada tahun 1964, dia lalu diasingkan paksa dan hidup secara nomaden mulai dari Turki, Irak, hingga ke Prancis.
Pada saat tersebut juga Khomeini mendesak pengikutnya menggulingkan Syah. Dibarengi dengan ketidakpuasan publik pada rezim tersebut, membuat demonstrasi meledak pada tahun 1970, dan banyak menimbulkan kerusuhan disertai dengan pemogokan kerja di seluruh negeri.
Revolusi tersebut mencakup peningkatan emansipasi wanita, pengurangan pendidikan agama, hingga beberapa aturan yang dianggap dapat merusak ekonomi pedesaan.
Sebab itulah yang membuat Ayatollah Ruhollah Khomeini cukup vokal menjadi pengkritik program Syah dan disebut menjadi dalang di balik kerusuhan antipemerintah.
Menurut BBC, Khomeini ditangkap dinas keamanan Syah karena menentang rezim pro-Barat di tahun 1962.
Kemudian pada tahun 1964, dia lalu diasingkan paksa dan hidup secara nomaden mulai dari Turki, Irak, hingga ke Prancis.
Pada saat tersebut juga Khomeini mendesak pengikutnya menggulingkan Syah. Dibarengi dengan ketidakpuasan publik pada rezim tersebut, membuat demonstrasi meledak pada tahun 1970, dan banyak menimbulkan kerusuhan disertai dengan pemogokan kerja di seluruh negeri.
Lihat Juga :